Muhammad Adhim Arsyadi
Universitas PGRI Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pembelajaran PJOK Inklusif dalam Meningkatkan Partisipasi Peserta Didik di SMA N 2 Semarang Rangga Hadi Prasetyo Mukti; Dhini Ardhiani Putri; Muhammad Adhim Arsyadi
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v16i4.4505

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menciptakan lingkungan pembelajaran yang memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh peserta didik, termasuk peserta didik dengan keterbatasan fisik, untuk berpartisipasi secara aktif dalam pembelajaran PJOK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) inklusif dalam meningkatkan partisipasi peserta didik di SMA Negeri 2 Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas satu guru PJOK sebagai informan utama dan enam peserta didik sebagai informan pendukung yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan karakteristik partisipasi yang berbeda. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dokumentasi, dan refleksi peserta didik. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber, triangulasi metode, dan member checking. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran PJOK inklusif yang diterapkan guru meliputi pembelajaran berdiferensiasi, modifikasi aktivitas dan sarana pembelajaran, pengelompokan heterogen, serta pemberian penguatan positif. Strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan partisipasi peserta didik melalui peningkatan keterlibatan perilaku, emosional, dan sosial dalam pembelajaran. Dukungan teman sebaya, lingkungan belajar yang inklusif, dan kompetensi guru menjadi faktor pendukung utama, sedangkan keterbatasan sarana adaptif dan perbedaan tingkat motivasi peserta didik menjadi faktor penghambat. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap penguatan praktik pendidikan jasmani inklusif serta menegaskan pentingnya strategi pembelajaran yang adaptif dan responsif terhadap keberagaman kebutuhan peserta didik.