Hanifan Rizqi
Universitas Mulawarman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Modul Ajar Interaktif Berbasis Augmented Reality Materi Teknik Shooting Sepak Bola pada Siswa Kelas X Hanifan Rizqi; Muhammad Sukron Fauzi
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v16i4.4773

Abstract

Pembelajaran teknik shooting sepak bola di SMAN 9 Samarinda masih didominasi metode demonstrasi langsung dengan pemanfaatan media pembelajaran yang terbatas sehingga sebagian siswa mengalami kesulitan memahami dan mempraktikkan teknik shooting secara tepat. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang interaktif untuk mendukung pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar interaktif berbasis augmented reality (AR) pada materi teknik shooting sepak bola untuk siswa kelas X serta mengetahui tingkat kelayakannya berdasarkan validasi ahli dan respon siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Subjek penelitian terdiri atas ahli media, ahli materi, dan 32 siswa kelas X-5. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar interaktif berbasis AR berhasil dikembangkan sesuai kebutuhan pembelajaran. Hasil validasi ahli media memperoleh persentase 87,69%, ahli materi 78%, dan respon siswa 81,4%, sehingga modul dinyatakan layak dan praktis digunakan. Penelitian ini menghasilkan modul ajar interaktif berbasis AR yang dapat menjadi alternatif media pembelajaran inovatif untuk mendukung pemahaman teknik shooting sepak bola dan menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif.