Permainan bola voli merupakan salah satu cabang olahraga yang diajarkan di sekolah melalui kegiatan pembelajaran maupun ekstrakurikuler. Salah satu teknik dasar yang harus dikuasai peserta didik adalah passing bawah karena berperan penting dalam menerima servis, mengendalikan bola, dan membangun serangan. Namun, ketepatan passing bawah peserta ekstrakurikuler SMPN 1 Luragung masih belum optimal sehingga diperlukan metode latihan yang efektif untuk meningkatkannya. Salah satu metode yang dapat diterapkan adalah latihan berpasangan karena memberikan kesempatan melakukan pengulangan gerak secara terarah dan memperoleh umpan balik secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan berpasangan terhadap ketepatan passing bawah dalam perminan bola voli di ekstrakurikuler SMPN 1 Luragung. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan one group pretest-postest design. Populasi dalam penelitian ini 30 siswa ekstrakurikuler dan sampel yang diambil sebanyak 12 siswa ekstrakurikuler SMPN 1 Luragung dengan menggunakkan teknik porpusive sampling. Instrumen berupa wall volley test (Tes ketepatan). Teknik alanisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas dan uji hipotesis (uji paired simple test). Teknik pengumpulan data dilakukan 2x pengukuran sebelum menerima treatment yang disebut pretest dan setelah diberikan treatment yang disebut postest. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh latihan berpasangan terhadap ketepatan passing bawah dalam permainan bola voli di ekstrakurikuler SMPN 1 Luragung. Hal tersebut dibuktikan dengan uji normalitas yang menunjukkan bahwa data pretest dan postest lebih dari 0,05 data tersebut dapat dikatakan normal dengan hasil pretest 0,333 > 0,05 dan postest 0,811 > 0,05 pada hasil uji homogenitas nilai sig 0,133 > 0,05 hasil tersebut menunjukkan data tersebut homogen dan pada uji hipotesis (uji t) pretest-postest sig sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung 9,841 lebih besar dari t tabel 1,795.