Pendahuluan: Edukasi kesehatan mengenai golongan darah pada tingkat sekolah dasar merupakan langkah penting dalam membangun pemahaman dasar anak tentang kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta kesadaran siswa di Desa Ringinpitu mengenai pentingnya mengetahui golongan darah, sekaligus memberikan pemeriksaan golongan darah secara langsung menggunakan metode slide.. Metode: Program diikuti oleh 61 peserta dengan penyampaian materi melalui PowerPoint, poster edukatif, dan video demonstrasi pemeriksaan. Setelah sesi penyuluhan, sebanyak 23 siswa menjalani pemeriksaan golongan darah menggunakan metode slide. Evaluasi pengetahuan dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa setelah kegiatan edukasi. Hasil dan pembahasan: Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa golongan darah B mendominasi dengan persentase 43,48%, diikuti golongan darah A dan O masing-masing 26,09%, serta golongan AB sebesar 4,35%, dengan seluruh sampel memiliki rhesus positif. Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dimana rata-rata nilai meningkat dari 36,89% menjadi 84,02%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan berperan efektif dalam memperkuat pemahaman siswa mengenai jenis golongan darah, donor universal, serta pentingnya informasi golongan darah dalam kondisi kedaruratan medis. Hasil tersebut sejalan dengan tujuan kegiatan pengabdian, yaitu meningkatkan literasi kesehatan anak melalui metode edukasi yang interaktif dan demonstratif. Kesimpulan: Secara keseluruhan, kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan golongan darah di Desa Ringinpitu terbukti mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pentingnya mengetahui golongan darah. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan literasi kesehatan anak dan menegaskan perlunya edukasi kesehatan yang berkelanjutan di lingkungan masyarakat.Kata kunci: edukasi kesehatan, golongan darah, siswa sekolah dasar