Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Financial Distress, Struktur Modal, dan Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan Natha Kalyca Awindya; Sutandijo Sutandijo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial distress, struktur modal, dan kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor Consumer Non-Cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan melalui Bursa Efek Indonesia serta situs resmi masing-masing perusahaan. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dan menghasilkan 28 perusahaan dengan total 140 observasi selama lima tahun pengamatan. Data dianalisis menggunakan regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews versi 13. Tahapan pengujian meliputi analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, pemilihan model regresi data panel, uji simultan, uji parsial, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial distress, struktur modal, dan kebijakan dividen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara parsial, financial distress tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Struktur modal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, yang menunjukkan bahwa peningkatan proporsi utang dapat menurunkan penilaian pasar karena meningkatnya risiko keuangan. Kebijakan dividen tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, sehingga investor diduga tidak hanya mempertimbangkan pembagian dividen dalam menilai prospek perusahaan. Nilai Adjusted R-squared sebesar 0,896414 menunjukkan bahwa ketiga variabel mampu menjelaskan 89,64% variasi nilai perusahaan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan struktur pendanaan secara hati-hati untuk menjaga kepercayaan investor dan meningkatkan nilai perusahaan.