Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perancangan Sistem Informasi Manajemen Terintegrasi (SIMT) Untuk Pengelolaan Proyek, Keuangan, dan Hubungan Pelanggan pada Kurnia Furniture Bogor Berbasis WEB Andre Valerian; Rouzak Avido Jatmika; Vizriawan Listanto; Joko Suwarno
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10490

Abstract

Kurnia Furniture Bogor merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan custom furniture, desain interior, dan pekerjaan sipil interior dengan proses bisnis yang melibatkan pengelolaan pelanggan, proyek, anggaran, material, produksi, keuangan, serta sumber daya manusia. Sebagian proses operasional masih dilakukan menggunakan spreadsheet dan komunikasi konvensional, sehingga menimbulkan keterlambatan penyampaian informasi, duplikasi data, risiko kesalahan pencatatan, serta kesulitan dalam memantau progres proyek secara real-time. Penelitian ini bertujuan merancang Sistem Informasi Manajemen Terintegrasi (SIMT) berbasis web yang mampu menghubungkan seluruh proses bisnis perusahaan dalam satu platform. Tahapan penelitian meliputi observasi, wawancara, studi pustaka, analisis kebutuhan, pemodelan sistem menggunakan Unified Modeling Language, perancangan basis data, implementasi, dan pengujian fitur. Sistem dikembangkan menggunakan framework Laravel dan basis data MySQL dengan penerapan role-based access control bagi owner, manager, sales, admin RAB, HRD, tim produksi, dan administrator. Hasil perancangan dan implementasi menunjukkan bahwa SIMT mendukung pengelolaan data pelanggan dan deal proyek, penyusunan RAB, pengajuan kebutuhan bahan, jadwal pemasangan, laporan produksi, transaksi keuangan, absensi, penggajian, proses persetujuan, serta ekspor laporan. Pengujian fungsi menunjukkan fitur utama dapat berjalan sesuai kebutuhan dan hak akses pengguna. Penerapan sistem ini membantu perusahaan memusatkan data, mempercepat koordinasi antarbagian, meningkatkan ketelitian administrasi, memperjelas alur persetujuan, dan menyediakan informasi operasional yang lebih mudah dipantau untuk mendukung pengambilan keputusan manajemen.