Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dari Edukasi ke Aksi: Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang Tutup Botol Plastik menjadi Gantungan Kunci pada Siswa SDN Bendungan Dastra Nadiani Septianingrum; Muhammad Chafidzurrohim; Syafira Nurjanah; Perdana Septi Sabililjannah; Siti Fathonah; Mu'thia Fadhnawati; Diah Novita Fardani
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.191

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SDN Bendungan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, dengan tujuan memberikan pemahaman, menumbuhkan sikap peduli lingkungan, dan melatih keterampilan siswa dalam pengelolaan sampah melalui sosialisasi dan praktik daur ulang tutup botol plastik menjadi gantungan kunci. Kegiatan dilatarbelakangi oleh hasil pengamatan yang menunjukkan bahwa pemilahan dan pengelolaan sampah oleh siswa belum dilakukan secara konsisten serta belum adanya kegiatan pengelolaan sampah berbasis praktik yang berkelanjutan di sekolah. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, dan observasi terhadap 45 siswa kelas IV, V, dan VI. Materi yang diberikan mencakup jenis-jenis sampah, dampak sampah plastik, pemilahan sampah, serta penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Praktik dilakukan dengan mengolah tutup botol plastik bekas melalui tahap pencacahan, pemanasan, pencetakan, dan pemasangan komponen gantungan kunci. Hasil observasi menunjukkan bahwa siswa mampu membedakan beberapa jenis sampah, memahami penerapan 3R melalui contoh di lingkungan sekitar, menunjukkan kepedulian terhadap sampah plastik, mengikuti tahapan pembuatan gantungan kunci dengan pendampingan, serta berpartisipasi aktif selama kegiatan. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam menghubungkan pengetahuan mengenai pengelolaan sampah dengan praktik pemanfaatan limbah plastik menjadi produk bernilai guna. Dengan demikian, integrasi edukasi dan praktik dapat digunakan sebagai salah satu pendekatan pembelajaran lingkungan berbasis aksi pada siswa sekolah dasar.