Tujuan – Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh fasilitas kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Pagar Alam. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal dengan teknik sampling jenuh terhadap seluruh 92 pegawai (ASN dan Non-ASN). Data dikumpulkan melalui kuesioner Skala Likert lima poin; data ordinal ditransformasikan ke skala interval menggunakan Method of Successive Interval (MSI) sebelum dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, regresi linear sederhana, koefisien korelasi dan determinasi, serta uji t menggunakan SPSS 26. Temuan – Fasilitas kerja berhubungan sangat kuat dengan kinerja pegawai (r = 0,821) dan menghasilkan persamaan regresi Y = 19,774 + 1,141X. Uji t menunjukkan pengaruh positif dan signifikan (t = 13,625; p = 0,000), dengan koefisien determinasi 67,3% dan sisanya 32,7% dijelaskan faktor lain di luar model. Keterbatasan penelitian – Penelitian hanya menguji satu variabel independen pada satu instansi dengan 92 responden, tanpa membedakan status kepegawaian ASN dan Non-ASN, sehingga generalisasi temuan perlu dilakukan secara hati-hati. Implikasi – Instansi disarankan memprioritaskan pengadaan, pemeliharaan, dan pembaruan fasilitas kerja, baik sarana administratif maupun peralatan teknis lapangan, sebagai strategi praktis meningkatkan kinerja pegawai dan kualitas pelayanan publik. Kebaruan – Penelitian ini menguji pengaruh fasilitas kerja pada instansi dengan karakteristik pekerjaan ganda yang khas, yaitu memadukan aktivitas administratif tata ruang dan pekerjaan teknis lapangan (infrastruktur/alat berat), sebuah konteks organisasi sektor publik yang masih jarang diteliti secara spesifik.