Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Time Budget Pressure, Turmover Intension, dan Komitmen Profesional Terhadap Perilaku Disfungsional Virgiansyah Indrasta Setiawan; Septi Wulandari Chairina
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12757

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh time budget pressure, turnover intention, dan komitmen profesional terhadap perilaku disfungsional auditor pada Kantor Akuntan Publik di wilayah Jakarta Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif dan berlandaskan teori atribusi untuk menjelaskan faktor internal serta eksternal yang memengaruhi perilaku auditor. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner secara langsung dan melalui Google Form kepada 90 auditor yang ditentukan menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode quota sampling. Instrumen penelitian terdiri atas 23 butir pernyataan yang mewakili variabel time budget pressure, turnover intention, komitmen profesional, dan perilaku disfungsional auditor. Analisis data dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics versi 25 melalui uji validitas, uji reliabilitas, dan regresi linear berganda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh butir pernyataan dinyatakan valid. Time budget pressure memiliki koefisien regresi sebesar 0,174 dengan nilai signifikansi 0,036, turnover intention sebesar 0,432 dengan nilai signifikansi 0,024, dan komitmen profesional sebesar 0,273 dengan nilai signifikansi 0,033. Temuan tersebut menunjukkan bahwa ketiga variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku disfungsional auditor. Turnover intention menjadi variabel dengan pengaruh paling besar dibandingkan variabel lainnya. Penelitian ini menegaskan pentingnya penyusunan anggaran waktu yang realistis, pengelolaan niat berpindah kerja, serta dukungan organisasi terhadap komitmen profesional auditor untuk mengurangi kecenderungan perilaku yang menyimpang dari prosedur audit dan menjaga kualitas pelaksanaan audit.