Yeni Trianah
Program Studi Ilmu Lingkungan, Fakultas Pertanian, Universitas Musi Rawas, Sumatera Selatan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Produktivitas Alat Berat Excavator dan Truck Mixer untuk Meningkatkan Efisiensi Proyek Konstruksi Jalan: Sosialisasi dan Simulasi pada Mitra di Kabupaten Musi Rawas Utara Santi Sani; Yeni Trianah; Eta Meliana; May Shiska Puspita Sari
Bersama : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Bersama : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/bersama.v4i1.2248

Abstract

Pembangunan infrastruktur jalan di Indonesia bergantung pada penggunaan alat berat, terutama excavator sebagai alat gali dan truck mixer sebagai alat pengangkut beton. Di lapangan, kontraktor skala menengah dan kecil masih banyak mengandalkan estimasi intuitif dalam menentukan kebutuhan alat berat, sehingga rawan terjadi bottleneck, keterlambatan jadwal, dan pembengkakan biaya sewa maupun bahan bakar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi teknis mengenai variabel-variabel yang memengaruhi produktivitas excavator dan truck mixer, menyusun formulasi perhitungan yang aplikatif bagi pengawas lapangan, serta menganalisis dampak sinkronisasi antara alat gali dan alat angkut terhadap efisiensi waktu proyek. Kegiatan dilaksanakan di SIT Jannatul Firdaus, Maur Baru, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara pada Oktober 2025, menggunakan pendekatan partisipatif yang memadukan sosialisasi teori, observasi lapangan, dan simulasi perhitungan kelompok terhadap 10 peserta dari unsur masyarakat, kontraktor, dan mahasiswa. Hasil simulasi menunjukkan produktivitas excavator sebesar 83,68 m³/jam dengan waktu siklus 0,717 menit, sedangkan produktivitas truck mixer sebesar 2,18 m³/jam dengan waktu siklus 89,44 menit yang didominasi oleh waktu tempuh dan waktu tunggu di lokasi pengecoran. Evaluasi menunjukkan 80% peserta mampu menyelesaikan dengan baik studi kasus produktivitas alat berat yang diberikan. Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan pemahaman teknis mitra dan berpotensi direplikasi untuk jenis alat berat lain guna mendukung efisiensi proyek konstruksi di wilayah tersebut