Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Digital Influencer dan Citra Merek terhadap Minat Beli Nestlé Pure Life pada Tokopedia (Platform E-Commerce Nestlé) Sidik Prasetya; Budi Syamtoro
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.13497

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Digital Influencer dan Citra Merek terhadap Minat Beli produk Nestle Pure Life pada platform Tokopedia. Perkembangan e-commerce mendorong perusahaan memanfaatkan pemasaran digital melalui influencer dan membangun citra merek yang kuat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah pengguna Tokopedia yang mengetahui atau pernah melihat produk Nestle Pure Life, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sejumlah 97 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan program IBM SPSS Statistics versi 26. Teknik analisis mencakup uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, koefisien determinasi, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan Digital Influencer berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Beli dengan nilai t hitung 8,774 dan signifikansi 0,000 kurang dari 0,050. Citra Merek juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t hitung 9,265 dan signifikansi 0,000 kurang dari 0,050. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai F hitung 48,996 dan signifikansi 0,000 kurang dari 0,050. Nilai koefisien determinasi R kuadrat sebesar 0,510 menunjukkan variabel tersebut mampu menjelaskan 51,0 persen variasi Minat Beli, sementara 49,0 persen dipengaruhi faktor lain. Kesimpulannya, semakin baik kualitas digital influencer dan citra merek Nestle Pure Life, semakin tinggi pula minat beli konsumen di Tokopedia, sehingga perusahaan disarankan mengoptimalkan pemilihan influencer kredibel dan memperkuat citra merek.