Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi SAFEYE-AI sebagai Media Edukasi Pencegahan Bullying bagi Siswa Madrasah Yasmin Maulidia Andini Putri; Rania Ayu Praesmawardhani; Hamim Thohari Mahfudhillah; Annisaa Ahmada Atusta
Jurnal Edu Aksara Vol 5 No 1 (2026): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Global Aksara Pers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64499/eduaksara.v5i1.398

Abstract

Perundungan merupakan salah satu permasalahan yang dapat mengganggu terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi peserta didik. Upaya pencegahan bullying tidak hanya memerlukan edukasi kepada siswa, tetapi juga dapat didukung oleh pemanfaatan teknologi sebagai media edukasi dan pengawasan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan SAFEYE-AI sebagai media edukasi pencegahan bullying sekaligus mengetahui respons siswa terhadap implementasi sistem tersebut. Sosialisasi dilaksanakan kepada 121 siswa MTsN 6 Malang dengan materi yang meliputi pengertian dan jenis bullying, dampak bullying, mekanisme kerja SAFEYE-AI berbasis Artificial Intelligence dan CCTV, fitur sistem, manfaat implementasi, serta peran siswa dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman. Setelah kegiatan, siswa mengisi angket untuk mengetahui pemahaman, persepsi keamanan, penerimaan teknologi, penilaian tampilan sistem, manfaat, etika dan privasi, serta penilaian umum terhadap SAFEYE-AI. Hasil angket menunjukkan respons positif siswa dengan persentase keseluruhan sebesar 83,9%. Aspek persepsi keamanan dan pemahaman terhadap SAFEYE-AI memperoleh respons yang tinggi, sedangkan aspek tampilan sistem memperoleh nilai terendah. Hasil tersebut menunjukkan bahwa SAFEYE-AI dapat diterima siswa sebagai teknologi pendukung lingkungan sekolah yang aman sekaligus sebagai media edukasi mengenai pencegahan bullying. Sosialisasi juga menunjukkan pentingnya mengintegrasikan pemanfaatan teknologi dengan edukasi, keterlibatan siswa, dan upaya preventif sekolah dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman dan bebas bullying.
DETEKSI PERUNDUNGAN FISIK DI LINGKUNGAN SEKOLAH MENGGUNAKAN DETEKSI OBJEK BERBASIS YOLOV11 Hamim Thohari Mahfudhillah; Yasmin Maulidia Andini Putri; Rania Ayu Praesmawardhani; Annisa Ahmada Atusta
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 14 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v14i3.10973

Abstract

Perundungan fisik merupakan salah satu bentuk kekerasan di sekolah yang paling umum terjadi, yang berdampak serius secara fisik, psikologis, dan akademis terhadap siswa. Sistem pengawasan konvensional mengandalkan pemantauan manual terhadap rekaman CCTV, sehingga menyulitkan deteksi dini insiden perundungan. Kemajuan dalam bidang computer vision dan deep learning membuka peluang untuk mengembangkan sistem deteksi kekerasan otomatis yang dapat meningkatkan keamanan sekolah. Penelitian ini mengusulkan model deteksi objek berbasis YOLOv11 untuk mengidentifikasi tindakan perundungan fisik di lingkungan sekolah. Dataset khusus dibuat dengan merekam simulasi skenario perundungan yang melibatkan siswa, mencakup sembilan kategori perundungan fisik—memukul, menendang, menampar, mencakar, mendorong, menjegal, berkelahi, melempar benda, dan menyikut, serta satu kategori aktivitas normal. Dataset diberi anotasi manual di Label Studio. Model YOLOv11 Nano dilatih selama 100 epoch menggunakan gambar berukuran 640 × 640 dan berbagai teknik augmentasi data pada workstation yang dilengkapi GPU NVIDIA GeForce RTX 4060. Model ini mencapai presisi 93,48%, Recall 96,29%, mAP@0,5 sebesar 96,68%, dan mAP@0,5:0,95 sebesar 78,54%. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan yang diusulkan mampu mendeteksi berbagai tindakan perundungan fisik secara akurat dan layak digunakan untuk pengawasan real-time, sehingga mendukung intervensi yang lebih cepat serta peningkatan keamanan siswa di sekolah.