Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dan pengelolaan keuangan daerah terhadap kualitas laporan keuangan pada Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Lanny Jaya, baik secara simultan maupun parsial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Populasi penelitian terdiri atas seluruh pegawai Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Lanny Jaya sebanyak 37 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh sehingga seluruh anggota populasi dijadikan responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIPD dan pengelolaan keuangan daerah secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan dengan nilai F sebesar 40,058 dan signifikansi kurang dari 0,001. Secara parsial, SIPD berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan dengan koefisien beta sebesar 0,422, sedangkan pengelolaan keuangan daerah berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien beta sebesar 0,543. Nilai adjusted R square sebesar 0,685 menunjukkan bahwa SIPD dan pengelolaan keuangan daerah mampu menjelaskan 68,5% variasi kualitas laporan keuangan, sedangkan 31,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Pengelolaan keuangan daerah merupakan variabel yang memiliki pengaruh relatif paling kuat. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas laporan keuangan pemerintah daerah memerlukan dukungan sistem informasi yang terintegrasi serta proses pengelolaan keuangan yang tertib, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan peraturan.