Mariana Jelina
Universitas Panca Sakti Bekasi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Model SIUUL dalam Meningkatkan Komunikasi Lisan Anak Usia Dini Melalui Presentasi Hasil Karya Dewi Septyana; Augustina Ratniawati; Mariana Jelina; Sri Watini
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): July : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i3.1483

Abstract

Kemampuan komunikasi lisan merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan bahasa anak usia dini yang berperan dalam mendukung interaksi sosial, kemampuan berpikir, serta kesiapan belajar pada jenjang pendidikan berikutnya. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa anak usia dini sering kali memiliki ide dan kreativitas yang baik, tetapi belum mampu mengungkapkan gagasan tersebut secara lisan dengan percaya diri dan runtut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Model SIUUL (Simak–Ucap–Ulang) dalam meningkatkan komunikasi lisan anak melalui kegiatan presentasi hasil karya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi yang dilaksanakan pada tanggal 24 Mei hingga 10 Juni 2026. Subjek penelitian adalah anak kelompok B taman kanak-kanak yang terlibat dalam kegiatan presentasi hasil karya selama proses pembelajaran berlangsung. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan hasil observasi yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Model SIUUL mampu meningkatkan keberanian anak untuk berbicara di depan kelompok, kemampuan menyampaikan ide secara runtut, penggunaan kosakata yang lebih beragam, serta kemampuan melakukan komunikasi dua arah melalui kegiatan tanya jawab. Tahapan Simak membantu anak memperoleh contoh komunikasi yang baik, tahapan Ucap memberikan kesempatan kepada anak untuk mengekspresikan ide dan pengalaman secara lisan, sedangkan tahapan Ulang memperkuat keterampilan komunikasi melalui latihan yang dilakukan secara berkelanjutan. Selain itu, kegiatan presentasi hasil karya memberikan pengalaman komunikasi yang autentik sehingga anak lebih termotivasi untuk berbicara dan menyampaikan pendapatnya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi Model SIUUL dengan presentasi hasil karya tidak hanya meningkatkan kemampuan komunikasi lisan, tetapi juga mendukung perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak. Dengan demikian, Model SIUUL dapat menjadi salah satu alternatif model pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan komunikasi lisan anak usia dini dalam lingkungan pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan bermakna.