Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KELAYAKAN PERANGKAT PENILAIAN MATERI EKOLOGI YANG SESUAI DENGAN TAGIHAN KURIKULUM 2013 FEBRIANA, MAYA
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian sangat penting untuk mengetahui tingkat kompetensi peserta didik. Implementasi penilaian kurikulum 2013 tidak hanya dari segi pengetahuan saja, akan tetapi juga dari segi sikap dan keterampilan. Kurikulum 2013 mempersyaratkan penilaian otentik (penilaian tugas, observasi sikap, dan portofolio) selain itu juga penilaian non-otentik (penilaian tes). Berdasarkan wawancara dengan guru Biologi SMA kelas X di SMAN 3, SMAN 8, dan SMAN 19 Surabaya menyatakan bahwa guru merasa kesulitan dalam membuat rubrik penilaian dan melakukan proses penilaian pada materi Ekologi yang sesuai dengan tagihan penilaian Kurikulum 2013 dikarenakan materi yang disampaikan banyak dan waktu tatap muka terhitung singkat. Berdasarkan hal tersebut, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menghasilkan perangkat penilaian pada materi Ekologi yang sesuai dengan penilaian Kurikulum 2013. Jenis penelitian yang dilakukan yakni penelitian pengembangan. Model pengembangan perangkat menggunakan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) namun disseminate tidak dilakukan. Pembuatan perangkat dilakukan pada bulan Agustus 2015 – Januari 2016 di Jurusan Biologi. Validasi instrumen penilaian ditinjau dari aspek materi, bahasa, dan konstruksi menggunakan lembar validasi. Perangkat penilaian yang dikembangkan dan dihasilkan berupa penilaian sikap (sosial dan spiritual), pengetahuan, dan keterampilan. Kelayakan perangkat penilaian ditentukan berdasarkan hasil validasi dari dua dosen penilaian. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif persentase. Berdasarkan hasil validasi menunjukan bahwa perangkat penilaian pada materi Ekologi dinyatakan layak dengan persentase 83,61 %.
Emotional Regulation in the Hadith on the Prohibition of Anger: A Psychological Analysis and Implications for Modern Anger Management Therapy Yahya, Khamil; Johan , Mohd Remli; Febriana, Maya
Hamidah: Jurnal Ilmu Hadis Vol. 1 No. 2 (2025): Hadith and Mental Health
Publisher : Yayasan Albahriah Jamiah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64691/4cmntb02

Abstract

The urgency of emotion management in contemporary society is increasingly prominent, as evidenced by the rising incidence of interpersonal violence and the growing prevalence of emotion regulation disorders reported in global epidemiological surveys. Therefore, an integrated ethical and psychological foundation is needed to formulate adaptive anger management strategies. This study aims to analyze the normative meaning structure of the hadith prohibiting anger through critical textual analysis and to integrate these findings with contemporary emotion regulation theory to formulate a therapeutic framework for further testing. Using a qualitative-analytical approach, this study examines hadith texts on anger from major hadith collections through inductive thematic analysis and cross-validation, then connects them to models of emotion regulation such as cognitive control, reappraisal, response inhibition, and adaptive coping strategies. The study shows that the hadith prohibiting anger contains three core dimensions: strengthening impulse control, internalizing self-awareness, and activating volition as the basis for adaptive behavior. These dimensions are consistent with psychological mechanisms such as cognitive monitoring of emotional triggers, restructuring the interpretation of frustrating situations, inhibiting aggressive responses, and selecting more prosocial behavioral alternatives. The integration of the two results in a values-based therapeutic framework that emphasizes reflective awareness, moral principle-based self-control, and cognitive-behavioral modification techniques as the foundation for anger management interventions. This research contributes to strengthening the theoretical foundation for the relationship between hadith ethics and emotion regulation by offering a model with potential therapeutic application. However, further empirical testing is still needed.