Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep Khalwat Dar Anjuman dalam Tarekat Naqsabandiyah dan merumuskan relevansinya sebagai landasan pengembangan materi Akidah Akhlak Madrasah Aliyah kelas XII, khususnya pada tema etika organisasi dan profesi. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan pemisahan antara kehidupan spiritual dengan aktivitas sosial dan profesional, sehingga materi etika organisasi dan profesi perlu dikembangkan tidak hanya sebagai seperangkat norma perilaku, tetapi juga sebagai bagian dari cara pandang keislaman terhadap kehidupan sosial. Penelitian menggunakan pendekatan library research dengan analisis isi (content analysis). Data diperoleh dari literatur mengenai Tarekat Naqsabandiyah dan Khalwat Dar Anjuman, serta buku pelajaran Akidah Akhlak Madrasah Aliyah kelas XII. Analisis dilakukan melalui identifikasi konsep Khalwat Dar Anjuman, analisis substansi materi etika organisasi dan profesi, serta analisis integratif untuk merumuskan prinsip pengembangan materi. Hasil kajian menunjukkan bahwa Khalwat Dar Anjuman mengandung prinsip keterhubungan antara kehidupan spiritual dan kehidupan sosial, yaitu tetap aktif dalam kehidupan masyarakat dengan mempertahankan kesadaran batin kepada Allah. Berdasarkan analisis tersebut, dirumuskan tiga prinsip pengembangan materi, yaitu (1) integrasi spiritual dan sosial, (2) internalisasi kesadaran batin dalam aktivitas sosial, dan (3) aktualisasi nilai spiritual dalam kehidupan profesional. Ketiga prinsip tersebut menunjukkan bahwa pengayaan materi Akidah Akhlak tidak harus dilakukan dengan menambahkan tasawuf sebagai pokok bahasan baru, tetapi dapat dilakukan melalui perubahan orientasi materi sehingga aktivitas organisasi dan profesi dipahami sebagai ruang aktualisasi nilai-nilai keislaman. Penelitian ini menghasilkan landasan konseptual yang dapat dikembangkan lebih lanjut melalui penelitian pengembangan dan pengujian empiris dalam pembelajaran Akidah Akhlak.