Limbah makanan (food waste) merupakan permasalahan yang berdampak signifikan terhadap aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, termasuk pada industri pengolahan roti berskala UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keterkaitan antar variabel yang memengaruhi timbulan food waste, membangun model simulasi system dynamics, serta merumuskan strategi circular economy yang paling efektif untuk meminimalisir limbah pada UMKM Roti Srikandi. Penelitian menggunakan pendekatan system dynamics dengan data primer yang diperoleh melalui wawancara dan observasi terhadap lima responden ahli (empat karyawan dan satu pemilik usaha), serta data sekunder berupa data produksi dan limbah perusahaan selama tiga bulan terakhir. Pengolahan data dilakukan melalui penyusunan Causal Loop Diagram (CLD) dan Stock and Flow Diagram (SFD) menggunakan perangkat lunak Vensim, kemudian disimulasikan untuk mengamati perilaku sistem produksi dan timbulan limbah selama periode simulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem produksi memiliki satu reinforcing loop dan dua balancing loop yang saling memengaruhi antara persediaan bahan baku, efisiensi produksi, dan akumulasi limbah. Simulasi memperlihatkan bahwa tanpa intervensi, akumulasi limbah terus meningkat seiring pertumbuhan produksi. Tiga skenario circular economy, yaitu reduce, reuse, dan recycle, terbukti mampu menekan laju pertumbuhan limbah, dengan penerapan secara terintegrasi memberikan hasil paling optimal. Penelitian ini merekomendasikan penerapan bertahap ketiga strategi tersebut sebagai solusi berkelanjutan bagi UMKM pengolahan roti dalam mengurangi food waste sekaligus meningkatkan efisiensi produksi.