Kemitraan antara petani penangkar benih padi dengan PT Sembada Agro Lestari merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan keberhasilan usaha penangkaran benih melalui penyediaan sarana produksi, pembinaan teknis, dan jaminan pemasaran. Pelaksanaan kemitraan diharapkan mampu mendukung pengembangan usaha penangkaran benih padi serta memberikan manfaat bagi petani maupun perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk dan pelaksanaan pola kemitraan serta merumuskan strategi pengembangan usaha penangkaran benih padi melalui pola kemitraan di PT sembada agro lestari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Sampel dalam penelitian ini menggunakan metode sensus, dimana seluruh populasi di jadikan responden. Data di kumpulkan melalui wawancara, obeservasi dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kemitraan yang diterapkan antara petani penangkar benih padi dengan PT Sembada Agro Lestari adalah pola kemitraan inti-plasma. Pelaksanaan kemitraan meliputi tahap perekrutan petani, pemenuhan persyaratan, penandatanganan perjanjian kerja sama, penyediaan sarana produksi, pembinaan dan pendampingan teknis, proses budidaya sesuai standar perusahaan, pengawasan mutu, hingga pemasaran hasil panen. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa faktor internal memperoleh nilai IFAS sebesar 0,60 dan faktor eksternal memperoleh nilai EFAS sebesar 0,46. Nilai tersebut menunjukkan bahwa pengembangan usaha penangkaran benih padi berada pada posisi yang didominasi oleh kekuatan dan peluang. Strategi pengembangan yang diprioritaskan adalah strategi Strength–Opportunity (SO), yaitu memanfaatkan kekuatan yang dimiliki untuk mengoptimalkan peluang melalui peningkatan kualitas benih, penguatan pembinaan dan pendampingan teknis, pemanfaatan perkembangan teknologi budidaya, serta perluasan kerja sama kemitraan guna meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha penangkaran benih padi.