This Author published in this journals
All Journal Jihapenmas
Totok Subagyo
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mahardhika

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Kelompok Tani Dan Pelaku UMKM Kopi Ledug Melalui Peningkatan Kapasitas Produksi Hulu–Hilir Dan Pendampingan Digital Marketing Berbasis Ekspor Johni Harius Putranto; Agung Dwi Nugroho; Totok Subagyo; Burhan Stafrezar; Mohammad Ali Masyhuri; Damarsari Ratnasahara Elisabeth
Jurnal Hilirisasi Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : STIE Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/jihapenmas.v3i1.1607

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kopi Ledug di Prigen, Kabupaten Pasuruan, melalui peningkatan kapasitas produksi hulu–hilir dan pendampingan digital marketing berbasis ekspor, dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pengelolaan administrasi usaha, identitas merek, dan promosi digital pada kelompok tani dan pelaku UMKM, meskipun biji kopi lereng Gunung Arjuno memiliki potensi cita rasa yang unggul. Subjek kegiatan terdiri atas pemilik UMKM, petani mitra, dan tim pelaksana pengabdian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang diperkuat dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pembuatan konten digital dan pengelolaan media sosial, terbentuknya sistem pencatatan usaha sederhana, tersusunnya Standar Operasional Prosedur (SOP) produksi, serta penguatan identitas merek. Pemilik UMKM juga menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dan kesiapan manajerial dalam memperluas jangkauan pasar. Dengan demikian, pendampingan kontekstual yang mengintegrasikan penguatan kapasitas produksi hulu dengan pemasaran digital terbukti efektif dalam memperkuat daya saing dan kesiapan ekspor UMKM kopi lokal.