Florentina Y. Sepe
Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Katolik Widya Mandira

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Hasil Belajar Dan Keterampilan Proses Sains Peserta Didik Kelas VII Di SMPK Sta. Familia Kupang Maria Rosario Biabi; Florentina Y. Sepe; Rikardus Herak
JBIOEDRA: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Katolik Widya Mandira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola pembelajaran yang masih berpusat pada guru membuat peserta didik sulit memahami materi yang diajarkan. Beberapa masalah umum yang ditemukan peneliti pada saat melakukan proses PPL yang paling mencolok adalah rendahnya hasil belajar peserta didik dan kurangnya keaktifan peserta didik yang juga berkaitan dengan keterampilan proses sains pada peserta didik itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sains dan hasil belajar peserta didik kelas VII di SMPK Sta Familia Kupang, dengan metode kuasi eksperimen dan rancangan penelitian pra-tes pasca-tes dengan kelompok pengendali tidak diacak. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMPK Sta. Familia Kupang. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan tes yang kemudian dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh penerapan model pembelajaran Inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII pada materi klasifikasi makhluk hidup di SMPK Sta. Familia Kupang tahun ajaran 2018/2019. dimana data hasil analisis one way-anacova untuk hasil belajar memperoleh nilai probabilitas (sig.) sebesar 0,001 lebih kecil dari taraf signifikan yang ditentukan yaitu 0.05, keterampilan proses sains peserta didik yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing memiliki ketercapaian yang lebih baik daripada peserta didik yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran langsung. Adanya peningkatan pada aktivitas siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dibandingkan dengan model pembelajaran langsung serta kemampuan guru yang meningkat pada kelas ekperimen dibandingkan dengan kelas kontrol. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah adanya pengaruh penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar dan keterampilan proses sains peserta didik kelas VII di SMPK Sta. Familia Kupang tahun ajaran 2018/2019.
Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VII Pada Materi Pokok Klasifikasi Makhluk Hidup Di SMP Negeri 10 Kupang Sixtriani A. Julmida; Sardina Ndukang; Florentina Y. Sepe
JBIOEDRA: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Katolik Widya Mandira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah pokok dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA khususnya Biologi yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan siswa pasif dalam proses pembelajaran. Salah satu tawaran solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah menggunakan model Problem Based Learning. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning terhadap hasil belajar siswa kelas VII pada materi pokok Klasifikasi Makhluk Hidup di SMP Negeri 10 Kupang Tahun Ajaran 2018/ 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 10 Kupang. Sampelnya adalah kelas VII A. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen, dengan desain penelitian Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan observasi. Data dianalisis dengan statistik deskriptif, statistik inferensial dan uji Anacova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai posstest pada kelas eksperimen yang menerapkan model problem based learning lebih tinggi yaitu 83,66 dibandingkan pada kelas kontrol yang menerapkan model pembelajaran langsung yaitu 71. Hasil uji Anacova menunjukkan nilai F hitung yaitu 0,000 atau lebih kecil dari 0,05. Dengan nilai rerata pada kelas eksperimen secara signifikan lebih tinggi yaitu 83.653 % jika dibandingkan dengan kelas kontrol yaitu 70.514 %. Hasil aktivitas siswa yang mengikuti pembelajaran di kelas eksperimen juga lebih tinggi yaitu 92,70% dibandingkan dengan kelas kontrol yaitu 91,61%. Dan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran pada kelas eksperimen termasuk dalam kategori baik yaitu 96,5%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh penerapan model problem based learning terhadap hasil belajar siswa SMP Negeri 10 Kupang pada materi pokok klasifikasi makhluk hidup Tahun Ajaran 2018/2019.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Dengan Menggunakan Media Alat Peraga Terhadap Pemahaman Siswa Kelas VIII Di SMPK Sta. Familia Yohanes Eudes Wara; Florentina Y. Sepe; yulita Iryani Malulak
JBIOEDRA: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Katolik Widya Mandira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya kemampuan pemahaman siswa pada materi pengenalan Organ Tubuh ketika guru bertanya di saat pelajaran yang sudah diulang terus menerus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model inkuiri terbimbing dengan menggunakan media alat peraga terhadap pemahaman siswa kelas VIII di SMPK Sta.Familia. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan rancangan penelitian, Pra Test-Pasca Test dengan kelompok pengendali tidak di acak. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan tes yang kemudian dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukan bahwa, analisis kovarian dengan berbantuan program SPSS versi 16.0 untuk model Inkuiri Terbimbing dan pembelajaran langsung menunjukan bahwa nilai F hitung dari kedua model pembelajaran adalah sebesar 8,517 dengan nilai signifikansi 0,006 atau lebih kecil dari 0,05. Hal tersebut menunjukan bahwa hipotesis H0 di tolak artinya bahwa tidak ada pengaruh model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan menggunakan media alat peraga dan model pembelajaran langsung terhadap pemahaman siswa kelas VIII pada materi pokok sistem pencernaan makanan pada manusia,dan hipotesis penelitian Ha diterima.artinya bahwa ada pengaruh model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan menggunakan media alat peraga terhadap pemahaman siswa kelas VIII pada materi pokok sistem pencernaan makanan pada manusia. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dari data yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penerapan model pembelajaran Inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar siswa kelas VIII pada materi pokok sistem pencernaan makanan pada manusia di SMPK Sta. Familia Kupang tahun ajaran 2018/2019. Hal ini dapat dibuktikan dengan data hasil analisis one way-anacova untuk hasil belajar memperoleh nilai probabilitas (sig.) sebesar 0,006 lebih kecil dari taraf signifikan yang ditentukan yaitu 0,05