Gilang Syahril Akbar
STAI Syamsul 'Ulum Gunungpuyuh Sukabumi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ketuhanan yang Maha Esa sebagai Inti Kurikulum di Sekolah Dasar Islam Terpadu Gilang Syahril Akbar
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol. 30 No. 2 (2020): Peningkatan Mutu Pendidikan
Publisher : Institut KH Ahmad Sanusi (INKHAS) Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52030/attadbir.v30i2.61

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi Ketuhanan yang Maha Esa sebagai kurikulum inti di Sekolah. Penelitian ini dilaksanakan di di SDIT Ad-Dakwah Cibadak dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, sebuah bentuk prosedur penelitian yang menghasilkan data dalam bentuk wawancara dan perilaku yang dapat diamati orang (subjek) itu sendiri. Validitas data menggunakan perpanjangan partisipasi, pengamatan ketekunan, triangulasi, diskusi rekan, dan menggunakan kecukupan referensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Ketuhanan yang maha Esa sebagai inti kurikulum adalah model yang mengintegrasikan nilai-nilai Ketuhanan yang Maha Esa ke dalam struktur kurikulum sekolah (2) langkah-langkah untuk menerapkan kurikulum tersebut adalah melatih guru, menciptakan suasana keagamaan, mengintegrasikan nilai Ketuhanan yang Maha Esa ke dalam mata pelajaran umum, dan menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis masalah. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Ketuhanan yang Maha Esa sebagai kurikulum inti di SDIT Ad-Dakwah Cibadak adalah model yang mengintegrasikan nilai-nilai keimanan ke dalam kurikulum sejak struktur kurikulum sebagai ide, dokumen kurikulum, hingga implementasi kurikulum.
Inovasi Manajemen Pendidikan Pondok Pesantren pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kusoy Anwarudin; Gilang Syahril Akbar; Givan Muhammad Nur Islami
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol. 34 No. 1 (2024): Jurnal At-Tadbir: Media Hukum dan Pendidikan Volume 34 No 1 Tahun 2024
Publisher : Institut KH Ahmad Sanusi (INKHAS) Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52030/attadbir.v34i1.260

Abstract

Pesantren Saadatuddaroen LAPAS Warungkiara kabupaten Sukabumi adalah lembaga Pendidikan Agama Islam jalur nonformal untuk orang dewasa yang merupakan gagasan inovatif MUI kabupaten Sukabumi bersinergi dengan manajemen LAPAS, tujuannya untuk merealisasikan peran dan fungsi MUI kabupaten Sukabumi dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran warga binaan dalam kehidupan beragama. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan penerapan fungsi-fungsi manajemen pendidikan Agama Islam secara inovatif dan ingin mengetahui keberhasilan yang dicapai serta hambatan dan kendala apa saja yang dihadapi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui triangulasi, observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian terungkap bahwa Pendidikan Agama Islam yang dilaksanakan Pesantren Saadatuddaroen LAPAS Warungkiara memperhatikan fungsi manajemen. Hal ini memiliki arti penting agar sasaran dan tujuan pendidikan Agama Islam pada pesantren Saadatuddaroen mencapai hasil sebagaimana yang dikehendaki.