Putri Eka Sudiarti
Profesi Ners, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Pemberian Massage Effleurage untuk Mengurangi Risiko Decubitus pada Pasien Ny. T dengan Stroke Infark di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Dina Silpia; Muhammad Nurman; Putri Eka Sudiarti
World Health Digital Journal Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wolgitj.v2i1.61

Abstract

Angka kasus stroke masih menjadi permasalahan kesehatan utama baik di negara maju maupun di Negara berkembang. Menurut World Health Organization (2022) secara global, lebih dari 12,2 juta. Pasien dengan stroke infark menyebabkan penderitanya mengalami keterbatasan mobilisasi dalam waktu yang cukup lama sehingga akan menyebabkan risiko terjadinya dekubitus meningkat. Salah satu tindakan yang dapat diberikan untuk mencegah hal tersebut adalah dengan penerapan massage effleurage dengan olive oil. Tujuan penelitian adalah untuk memberikan penerapan pemberian massage effleurage untuk mengurangi risiko decubitus melalui asuhan keperawatan pada Ny. T dengan stroke infark di RSUD Arifin Achmad pekanbaru. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 16 Juni-18 Juni tahun 2025. Pada saat pengkajian kelemahan anggota gerak sebelah kiri sejak 6 jam sebelum masuk rumah sakit, klien kulit kering, tampak kemerahan, kulit tegang atau kaku bagian punggung. Intervensi keperawatan yang diberikan yaitu memberikan massage efflurage selama 3 hari. Dari analisa kasus pada pasien didapatkan kulit lebih elastis dan kemerahan berkurang, aliran darah, menjadi lancar, punggung lebih rileks. Diharapkan kepada keluarga dapat meneruskan teknik massage effleurage dengan olive oil untuk mencegah decubitus pada pasien stroke hemoragik sehingga dapat mencegah terjadinya komplikasi-komplikasi terutama penyakit stroke.
Penerapan Edukasi Perkembangan Motorik Kasar untuk Ny D yang Mempunyai Anak Usia 4-6 Tahun di Ruangan Poli Anak Revany Nur Ramadhani; Putri Eka Sudiarti; Erma Kasumayanti
World Health Digital Journal Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wolgitj.v2i1.66

Abstract

Edukasi merupakan proses pembelajaran yang bertujuan untuk mengembangkan potensi diri atau kualitas dari pola pikir dan pengetahuan dari suatu individu atau kelompok. Ibu adalah sebutan umum kepada seorang wanita atau perempuan yang sudah menikah dan mempunyai anak. Motorik kasar merupakan gerakan tubuh yang menggunakan otot-otot besar atau sebagian besar atau seluruh anggota tubuh yang dipengaruhi oleh kematangan anak itu sendiriĀ  (Oramas, 2016). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan edukasi perkembangan motorik kasar untuk ibu yang mempunyai anak usia dini 4-6 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan studi kasus pretest dan posttest. Hasil penelitian diketahui sebelum dilakukan penerapan edukasi responden memiliki pengetahuan rendah dan setelah dilakukan meningkat tinggi, respondenĀ  hanya bisa menjawab 1 pertanyaan dan mendapat skor 20 di pretest, dan bisa menjawab 4 soalĀ  mendapat skor 80 di posttest. Kesimpulan penelitian ini yaitu edukasi perkembangan motorik kasar untuk ibu yang mempunyai anak usia dini 4-5 tahun untuk meningkatkan pengetahuan ibu. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh penerapan edukasi perkembangan motorik kasar untuk ibu yang mempunyai anak usia dini 4-6 tahun untuk meningkatkan pengetahuan ibu.