Latar Belakang: Regulasi emosi merupakan kemampuan penting yang mendukung perkembangan sosial, psikologis, dan perilaku adaptif anak. Berbagai penelitian telah mengembangkan media pembelajaran berbasis visual, salah satunya flash card, untuk membantu anak mengenali, memahami, dan mengelola emosi. Namun, bukti ilmiah mengenai efektivitas intervensi flash card masih tersebar pada berbagai penelitian sehingga diperlukan sintesis secara sistematis. Tujuan: Menganalisis efektivitas intervensi flash card dalam meningkatkan regulasi emosi pada anak usia 3–16 tahun melalui tinjauan sistematis. Metode: Penelitian menggunakan metode systematic review dengan mengikuti pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Pencarian literatur dilakukan pada basis data Cochrane Library, EBSCO Host, Google Scholar, PubMed, Sage Journal, dan ScienceDirect. Seleksi artikel dilakukan menggunakan kerangka PICOS dengan kriteria inklusi berupa penelitian quasi-experimental dan randomized controlled trial yang diterbitkan pada periode 2021–2026. Kualitas metodologis setiap artikel dinilai menggunakan Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Tools. Hasil: Dari 77.977 artikel, sebanyak 8 penelitian memenuhi kriteria inklusi. Seluruh penelitian menunjukkan bahwa penggunaan flash card mampu meningkatkan kemampuan anak dalam mengenali emosi, memahami penyebab emosi, mengembangkan empati, mengekspresikan emosi secara adaptif, serta meningkatkan kemampuan regulasi emosi. Sebagian besar penelitian melaporkan perbedaan yang bermakna secara statistik setelah intervensi (p<0,05). flash card akan optimal apabila dikombinasikan dengan aktivitas interaktif seperti bermain peran, bercerita, simulasi, dan diskusi kelompok. Kesimpulan: Intervensi flash card merupakan media pembelajaran yang efektif, sederhana, dan mudah diterapkan untuk meningkatkan regulasi emosi anak usia 3–16 tahun. Meskipun demikian, diperlukan penelitian dengan desain eksperimental yang lebih kuat, jumlah sampel yang lebih besar, dan tindak lanjut jangka panjang untuk memperkuat bukti efektivitasnya.