Remegisses Pandie
Sekolah Tinggi Teologi Bethel The Way

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gereja dalam Pelayanan Digital: Analisis Teologis Tri Fungsi Gereja dalam Konteks Era Digital Sudarsono Sudarsono; Esti Rahayu; Remegisses Pandie
Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen) Vol 8, No 2 (2026): Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen) - Agustus 2026 - This is
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59177/veritas.v8i2.474

Abstract

The advancement of technology in the digital era has created a new landscape for church ministry, where virtual space has become a significant social and spiritual context. However, the church's response to this change is often technical and pragmatic, not yet rooted in deep theological reflection on the nature of its presence and calling. This study aims to analyze the church's digital ministry through the theological lens of the Triune Functions of the Church; Koinonia, Marturia, and Diakonia, to understand its challenges, opportunities, and implications for the local church. Using a qualitative method and a literature study approach on missiology and digital ministry literature, this study concludes that the effective integration of these three ecclesial functions in digital space requires a transformation of paradigms, structures, pastoral ethics, and church leadership. The findings indicate that digital ministry is not merely the adoption of technology, but a contextual expression of the Missio Dei and obedience to the Great Commission. This study offers an integrated theological framework that positions digital ministry as an essential part of the church's identity, while providing a foundation for developing relevant, transformative, and sustainable ministry strategies in the digital age.AbstrakKemajuan teknologi di era digital telah menciptakan lanskap baru bagi pelayanan gereja, di mana ruang virtual menjadi konteks sosial dan spiritual yang signifikan. Namun, respons gereja terhadap perubahan ini sering kali bersifat teknis dan pragmatis, belum berakar pada refleksi teologis yang mendalam tentang hakikat kehadiran dan panggilannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelayanan digital gereja melalui lensa teologis Tri Fungsi Gereja, yaitu Koinonia, Marturia, dan Diakonia, guna memahami tantangan, peluang, dan implikasinya bagi gereja lokal. Dengan metode kualitatif dan pendekatan studi pustaka terhadap literatur misiologi dan pelayanan digital, penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi yang efektif dari ketiga fungsi gerejawi dalam ruang digital menuntut transformasi paradigma, struktur, etika pastoral, dan kepemimpinan gereja. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pelayanan digital bukanlah sekadar adopsi teknologi, melainkan ekspresi kontekstual dari Missio Dei dan ketaatan terhadap Amanat Agung. Penelitian ini menawarkan kerangka teologis yang terintegrasi, yang memposisikan pelayanan digital sebagai bagian esensial dari identitas gereja, sekaligus memberikan landasan bagi pengembangan strategi pelayanan yang relevan, transformatif, dan berkelanjutan di era digital.