Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) DI DESA UYEM BERIRING, KECAMATAN TRIPE JAYA, KABUPATEN GAYO LUES Nayla Aulia; Adib Ibra Prayoga; Halya Wirdah Assidikia; Safuridar; Zidni Ilman Navia; Sara Gustia Wibowo; Siti Faizah; Yonadiah Dwitya; Beni Al Fajar; Kartika Aprilia Putri; Vivi Mardina; Fitriani
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v4i2.15155

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Uyem Beriring dalam mengenal, menanam, merawat, dan memanfaatkan tanaman obat keluarga (TOGA) secara tepat dan aman. Kegiatan dilaksanakan pada 27 Juni 2025 dengan melibatkan 21 peserta, terdiri atas 15 ibu rumah tangga dan 6 remaja. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, diskusi, demonstrasi, praktik penanaman, serta evaluasi. Sebanyak enam jenis tanaman obat diperkenalkan, yaitu kunyit, jahe, sereh wangi, kencur, lengkuas, dan jeruk nipis. Masing-masing jenis ditanam dalam empat polibag sehingga total tanaman yang digunakan sebanyak 24 polibag. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest secara lisan dan individual menggunakan lima pertanyaan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta meningkat dari 65,71 pada pretest menjadi 100 pada posttest. Setelah kegiatan, seluruh peserta berada pada kategori pemahaman sangat baik. Tanaman yang telah ditanam kemudian diserahkan kepada peserta untuk dirawat dan dikembangkan di pekarangan rumah masing-masing. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi yang dipadukan dengan praktik langsung efektif meningkatkan pemahaman jangka pendek peserta mengenai TOGA.
Effect of Stenochlaena palustris and Mikania micrantha Extracts as Insecticides against Sitophilus Spp. on Maize Seeds Lipacoy Turnip; Fitriani Fitriani; Kartika Aprilia Putri; Beni Al Fajar; Yonadiah Dwitya
Journal of Global Sustainable Agriculture Vol 6, No 2 (Agustus 2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jgsa.v6i2.1961

Abstract

Infestation by Sitophilus spp. in maize seeds during storage can reduce seed quality and viability. The use of botanical insecticides derived from local plants offers a potential eco-friendly control alternative. This study aimed to evaluate the effectiveness of a mixture of Stenochlaena palustris and Mikania micrantha powders as a botanical insecticide against Sitophilus spp. and to assess its impact on maize seed viability. An experimental approach using a Completely Randomized Design (CRD) was employed, comprising six treatments and five replicates: a positive control, a negative control, and mixtures of the two plant powders (1:1 ratio) at dosages of 1 g, 2 g, 3 g, and 4 g per 30 maize seeds. Each experimental unit was infested with three pairs of adult Sitophilus spp. Parameters observed included insect mortality, infestation intensity, seed weight loss, and germination capacity after 30 days of storage. Data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) at a 5% significance level, followed by Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). The results indicated that the treatments significantly affected insect mortality and seed viability. The mixture of S. palustris and M. micrantha  powders at the highest dosage demonstrated the greatest effectiveness, achieving 100% mortality, an infestation intensity of ≤0.27%, and seed weight loss of ≤4.5%. Furthermore, seed viability remained high, with germination reaching 100% by day 7. Thus, the mixture of S. palustris  and M. micrantha powders shows potential as an effective botanical insecticide for controlling Sitophilus spp. in stored maize seeds