Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) melalui penerapan metode pembelajaran demonstrasi di SDN 56 Tolobali Kota Bima. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga siswa kurang aktif dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SDN 56 Tolobali Kota Bima. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan membandingkan hasil belajar dan aktivitas siswa pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode demonstrasi mampu meningkatkan prestasi belajar IPA siswa. Selain meningkatkan hasil belajar, metode demonstrasi juga meningkatkan keaktifan, motivasi, kerja sama, dan kemampuan siswa dalam memahami konsep-konsep IPA melalui pengalaman belajar secara langsung. Ketuntasan belajar mengalami peningkatan dari kondisi awal hingga siklus II sehingga telah memenuhi indikator keberhasilan penelitian. Dengan demikian, metode pembelajaran demonstrasi terbukti efektif dalam meningkatkan prestasi belajar IPA siswa kelas IV di SDN 56 Tolobali Kota Bima. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan metode demonstrasi sebagai salah satu alternatif pembelajaran IPA di sekolah dasar karena mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, menarik, dan bermakna.