Agus Santoso
Universitas Muhammadiyah Jember

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Naskah Drama Menggunakan Media Gambar Berseri pada Siswa Kelas XI 6 SMA Negeri 2 Jember Desy Putri Ayu Nurvita Sari Desy; Yerry Mijianti; Agus Santoso
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v15i1.11174

Abstract

Kompetensi menciptakan naskah drama dikategorikan sebagai ranah sastra yang mewajibkan peserta didik merajut tema, plot, karakter, setting, pertentangan, percakapan, serta pesan moral secara harmonis. Fenomena empiris di sekolah memperlihatkan bahwa kemampuan memproduksi teks drama pada siswa kelas XI 6 SMA Negeri 2 Jember berada pada level yang memprihatinkan, dipicu oleh hambatan menggali inspirasi narasi, merancang jalinan peristiwa, serta terbatasnya pemanfaatan sarana edukasi yang faktual. Tujuan dari riset ini adalah memaparkan prosedur serta capaian eskalasi kompetensi mengarang drama lewat penerapan sarana visual beruntun. Desain yang dipilih ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), diawali perumusan skenario pengajaran, tahap prasiklus guna memetakan baseline kemampuan subjek, lalu dieksekusi melalui dua siklus beruntun yang mencakup fase perencanaan, aksi, pengamatan, serta evaluasi terhadap 36 orang subjek. Himpunan data dijaring memakai instrumen ujian unjuk kerja teks drama, pemantauan partisipasi subjek, serta arsip pendukung, yang selanjutnya dievaluasi menggunakan metode deskriptif demi melacak kemajuan kompetensi literasi dari tahap awal sampai tuntasnya intervensi. Berdasarkan temuan analisis, perolehan skor rerata kemampuan merancang naskah drama mengalami akselerasi dari 61,7 tatkala prasiklus, bergeser ke angka 73,9 pada siklus I, dan puncaknya mencapai 86,6 ketika siklus II. Di sisi lain, proporsi keberhasilan belajar turut terdongkrak dari titik 0% saat prasiklus, merangkak naik menjadi 16,7% pada siklus I, hingga akhirnya menembus angka 100% pada siklus II. Lonjakan positif turut diamati pada segenap parameter penilaian, utamanya aspek jalinan peristiwa. Berdasarkan bukti empiris tersebut, terkonfirmasi bahwa implementasi sarana visual beruntun sangat berdaya guna dalam memprovokasi imajinasi subjek untuk merangkai alur cerita secara kronologis, sehingga kompetensi penulisan naskah drama siswa kelas XI 6 SMA Negeri 2 Jember berhasil dimaksimalkan. Kata Kunci: keterampilan menulis, naskah drama, media gambar berseri, penelitian tindakan kelas
Upaya Meningkatkan Kreativitas Menyusun Puisi Kolaboratif Menggunakan Buku Digital Flipbook Siswa Kelas X-7 SMAN 2 Jember Ellysa Binti Lailatul Maulidah; Yerry Mijianti yerry; Agus Santoso
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v15i1.11213

Abstract

Kreativitas dalam menyusun puisi menjadi salah satu kompetensi kunci pembelajaran Bahasa Indonesia yang capaiannya masih jauh dari optimal, termasuk pada siswa kelas X-7 SMA Negeri 2 Jember. Gejala rendahnya kreativitas ini terlihat dari pilihan kata yang terbatas, keengganan siswa untuk mencoba hal baru, dan kebiasaan menulis yang cenderung dikerjakan sendiri-sendiri tanpa variasi media. Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilakukan untuk memotret proses dan capaian peningkatan kreativitas menyusun puisi kolaboratif melalui pemanfaatan buku digital flipbook. Tindakan dilaksanakan dalam dua siklus terhadap 36 siswa, dan masing-masing siklus menempuh tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data ditempuh melalui tes unjuk kerja menulis puisi, observasi proses kolaborasi kelompok, dan angket respons siswa. Hasilnya, nilai rata-rata kelas naik dari 80,0 pada Siklus I menjadi 85,0 pada Siklus II, sementara ketuntasan klasikal meningkat dari 97,2% menjadi 100%. Angket respons siswa juga memperlihatkan sambutan yang sangat positif, dengan skor rata-rata keseluruhan 3,90 (skala 1–5) dan skor tertinggi pada dimensi rasa bangga terhadap karya (4,58). Temuan-temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran kolaboratif yang dipadukan dengan media digital flipbook efektif menumbuhkan empat indikator kreativitas kelancaran, keluwesan, keaslian, dan elaborasi sekaligus mempererat kerja sama antarsiswa, sehingga layak dipertimbangkan sebagai model pembelajaran menulis puisi yang inovatif, kontekstual, dan sejalan dengan tuntutan literasi digital abad ke-21. Kata kunci: kreativitas menulis puisi, puisi kolaboratif, buku digital flipbook, penelitian tindakan kelas.