Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Kapasitas Kelompok Sadar Wisata Dalam Pengelolaan Ekowisata Mangrove Berkelanjutan Untuk Mendukung Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Di Desa Oebou, Kabupaten Rote Ndao I Komang Arthana; I Made Udiana; Ni Putu Nursiani; Ayuvera Rifani Ray; Juendiny Chrisna Ekasari
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11894

Abstract

Desa Oebou di Kabupaten Rote Ndao memiliki ekosistem mangrove sekitar 25 hektar yang berfungsi sebagai pelindung abrasi sekaligus berpotensi dikembangkan sebagai destinasi ekowisata berbasis konservasi. Namun, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan masyarakat setempat menghadapi keterbatasan dalam tata kelola ekowisata, zonasi kawasan, sarana prasarana, manajemen usaha, homestay, dan pemasaran digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas Pokdarwis dalam pengelolaan ekowisata mangrove berkelanjutan, memperkuat manajemen usaha dan homestay, serta mengembangkan strategi pemasaran digital untuk mendukung penurunan kemiskinan ekstrem. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) melalui koordinasi, pemetaan aset partisipatif, pelatihan, pendampingan zonasi dan paket wisata, pembangunan sarana sederhana, pelatihan manajemen usaha, pelatihan pemasaran digital, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pengetahuan dan keterampilan anggota Pokdarwis, tersusunnya paket wisata mangrove tematik, terbangunnya jalur tracking dan papan informasi, teridentifikasinya rumah warga yang layak dikembangkan sebagai homestay, terbentuknya kanal promosi digital, serta meningkatnya peluang pendapatan bagi rumah tangga sasaran. Program ini berkontribusi pada penguatan ekonomi lokal berbasis konservasi dan mendukung pencapaian SDGs 1, 4, dan 8 di wilayah pesisir.