Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dari Nilai Yang Dipersepsikan Menuju Penggunaan Aktual: Pemodelan Adopsi Mobile Banking Pada Bank Pembangunan Daerah Retno Handayani; Sengguruh Nilowardono
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11923

Abstract

Pesatnya perkembangan layanan mobile banking mendorong bank pembangunan daerah untuk meningkatkan adopsi digital di kalangan nasabahnya. Namun, penggunaan sistem secara aktual masih menjadi tantangan utama meskipun ketersediaan aplikasi mobile banking terus meningkat. Penelitian ini bertujuan menguji hubungan antara Perceived Usefulness (PU) dan Perceived Ease of Use (PEOU) terhadap penggunaan sistem aktual, dengan Behavioral Intention (BI) sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data survei yang dikumpulkan dari nasabah bank pembangunan daerah yang aktif menggunakan layanan mobile banking. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menilai model pengukuran dan model struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PU dan PEOU berpengaruh positif dan signifikan terhadap BI. Selanjutnya, BI menunjukkan pengaruh positif signifikan terhadap penggunaan sistem aktual dan berperan sebagai variabel mediasi utama dalam menerjemahkan persepsi pengguna menjadi perilaku penggunaan nyata. Di antara hubungan yang diuji, BI menunjukkan pengaruh terkuat terhadap penggunaan sistem aktual, menegaskan peran pentingnya dalam adopsi mobile banking. Temuan ini berkontribusi pada literatur penerimaan teknologi dengan mengonfirmasi penerapan Technology Acceptance Model pada konteks bank pembangunan daerah. Secara praktis, penelitian ini menyarankan agar manajemen bank memprioritaskan peningkatan manfaat fungsional dan kemudahan interaksi guna memperkuat intensi nasabah dan mendorong penggunaan mobile banking yang berkelanjutan.