Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Tokoh Agama dalam Pencegahan Konflik untuk Mendukung SDGs 16 pada Masyarakat Kota Medan Fani Nurmalina; Dahlia Lubis; Hotmatua Peralihan
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1149

Abstract

Konflik sosial dalam masyarakat multikultural merupakan tantangan penting bagi terwujudnya perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh sebagaimana diarahkan dalam Sustainable Development Goals(SDGs) Tujuan 16. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran tokoh agama dalam mencegah konflik serta kontribusinya terhadap penguatan SDGs 16 di Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Informan dipilih secara purposif dan terdiri atas tokoh agama dari enam agama serta Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh agama berperan sebagai pendidik moral, pembimbing spiritual, mediator, fasilitator dialog, dan agen perdamaian. Peran tersebut diwujudkan melalui penguatan nilai toleransi, moderasi beragama, mediasi konflik, dialog lintas agama, pembinaan masyarakat, dan kolaborasi dengan FKUB serta pemerintah daerah. Temuan ini menegaskan bahwa sinergi tokoh agama, FKUB, pemerintah, dan masyarakat menjadi modal sosial penting dalam mencegah konflik serta mendukung terwujudnya masyarakat Kota Medan yang damai, inklusif, dan berkelanjutan.