Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HISTORIOGRAPHY IN THE BOOK OF DALĀ'IL AL-NUBUWWAH (A STUDY OF THE BIOGRAPHICAL APPROACH AND THE STRUGGLE OF THE PROPHET MUHAMMAD SAW) Rizqi Kurniawan; Wahyu Iryana; Ahmad Basyori
Jazirah: Jurnal Peradaban dan Kebudayaan Vol 7 No 1 (2026): Jazirah: Jurnal Peradaban dan Kebudayaan (Agustus 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Adab dan Budaya Islam Riyadul 'Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51190/jazirah.v7i1.385

Abstract

Penulisan ini membahas historiografi Islam dalam kitab Dala’il al-Nubuwwah karya Imam Bayhaqi dengan fokus pada narasi biografi dan perjuangan Nabi Muhammad SAW. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Imam Bayhaqi menyusun riwayat kehidupan Nabi sekaligus membuktikan otoritas kenabian melalui pendekatan hadis dan historiografi Islam klasik. Metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah yang meliputi pengumpulan sumber, kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Sumber primer penelitian berasal dari kitab Dala’il al-Nubuwwah, sedangkan sumber sekunder diperoleh dari artikel ilmiah, jurnal, kitab dan literatur sejarah Islam lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kitab Dala’il al-Nubuwwah tidak hanya memuat riwayat kehidupan Nabi, tetapi juga menyajikan pembuktian kenabian melalui hadis-hadis shahih, penjelasan mukjizat dan aspek spiritual yang disusun secara sistematis. Selain itu, kitab ini juga mempunyai kontribusi penting dalam perkembangan historiografi Islam karena memadukan pendekatan tekstual, spiritual dan metodologis dalam penulisan sejarah Nabi. Dengan demikian karya Imam Bayhaqi menjadi salah satu landasan penting dalam memahami sejarah dan otoritas kenabian Rasulallah SAW secara komprehensif.
POLITICAL AND MILITARY DYNAMICS IN ISLAMIC HISTORIOGRAPHY: AN ANALYSIS OF AL-BALADHURI’S FUTUḤ AL-BULDAN (850–870 CE) Mushab Al-Muqri; Safari Daud; Wahyu Iryana
Jazirah: Jurnal Peradaban dan Kebudayaan Vol 7 No 1 (2026): Jazirah: Jurnal Peradaban dan Kebudayaan (Agustus 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Adab dan Budaya Islam Riyadul 'Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51190/jazirah.v7i1.386

Abstract

Artikel ini mengkaji dinamika politik dan militer dalam historiografi Islam melalui Futuh al-Buldan, karya monumental Ahmad ibn Yahya al-Baladhuri yang disusun pada masa pertengahan Kekhalifahan Abbasiyah pada abad ke-9. Kitab ini merupakan salah satu karya historiografi Islam klasik yang mendokumentasikan penaklukan wilayah-wilayah Islam sejak abad ke-7 M sekaligus memuat informasi mengani kebijakan politik, sistem administraasi, perpajakan, perjanjian damai, dan tata kelola pemerintahan di wilayah taklukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis narasi politik dalam Futuh al-Buldan serta menjelaskan kontribusinya terhadap pembentukan diskursus kekuasaan dalam historiografi Islam awal. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang meliputi tahapan heuristik, kritik sumber ,interpretasi, dan historiografi. Sumber primer penelitian adalah Futuh al-Buldan karya Ahmad ibn Yahya al-Baladhuri, sedangkan sumber sekunde rdiperoleh dari buku, artikel, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitain menunjukan bahwa Futuh al-Buldan merupakan salah satu sumber primer terpenting dalam kajian sejarah penaklukan Islam pada abad ke-7 hingga awal abad ke-9 M. kitab ini tidak hanya menyajikan kronologi ekspansi wilayah Islam, tetapi juga merekam konsolidasi kekuasaan melalui kebijakan administrasi, hubungan diplomatik, perjanjian damai. Temuan ini menegaskan bahwa Futuh al-Buldan memiliki nilai historis dan historiografi yang tinggi serta relevan sebagai rujukan utama dalam kajian sejarah, politik dan pemerintahan Islam klasik maupun dalam pengembangan studi historiografi Islam kontenporer.