Ayusman Prawara
Program Studi S1 Kesehatan Keselamatan Kerja, Universitas Darussalam Gontor

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Karakter dan Literasi Keagamaan Anak-Anak Berbasis Masjid melalui Program Rumah Qur’ani di Desa Janti Dedi Mulyanto; Damar Alfa Rizky; Ayusman Prawara; Muhhamad Rizky; Muhammad Sukri Fuadi; Muhammad Malvin Fernanda; Alam Suryadi; Muhammad Fikri Sofa Ali; Alwan Zahid Bibra Agusta; Ahmad Mukhlis Farhan; Ahmad Hadi Wijaya
JUKEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2026): JUKEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, September 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jukemas.v3i3.1826

Abstract

Literasi Al-Qur’an dan pembentukan karakter religius merupakan bagian penting dalam pengembangan pendidikan anak, khususnya di lingkungan masyarakat pedesaan. Namun, pelaksanaan pendidikan Al-Qur’an di Desa Janti, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain keterbatasan pengajar, belum teraturnya alur pembelajaran, serta kurangnya variasi metode pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi Al-Qur’an dan karakter religius anak melalui Program Rumah Qur’ani berbasis masjid. Kegiatan dilaksanakan selama satu bulan pada Februari–Maret 2026 di Masjid Al-Hidayah dan Masjid Al-Muttaqin, Desa Janti, dengan melibatkan 48 santri. Metode pelaksanaan menggunakan pendampingan intensif melalui model Klinik Al-Qur’an yang meliputi tahap diagnostik melalui pre-test, pendampingan dalam kelompok kecil dengan rasio pengajar dan santri 1:5, serta evaluasi melalui post-test dan observasi perilaku. Aspek yang dievaluasi meliputi ketepatan makharijul huruf, pemahaman tajwid dasar, kelancaran membaca Al-Qur’an, serta perubahan kedisiplinan dan adab santri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan santri setelah mengikuti program. Rata-rata skor evaluasi meningkat dari 41,7 pada pre-test menjadi 79,3 pada post-test. Peningkatan juga terlihat pada aspek ketepatan makharijul huruf, pemahaman tajwid dasar, dan kelancaran membaca. Selain peningkatan kompetensi, kegiatan pendampingan dan pembiasaan di lingkungan masjid menunjukkan perubahan positif dalam kedisiplinan dan adab santri. Program Rumah Qur’ani menunjukkan bahwa pendampingan yang terstruktur, intensif, dan berbasis kelompok kecil dapat menjadi strategi yang potensial dalam memperkuat literasi Al-Qur’an sekaligus mendukung pembentukan karakter religius anak melalui optimalisasi fungsi masjid sebagai pusat pendidikan nonformal.