Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Interferensi fonologis bahasa indonesia dalam produksi bunyi bahasa inggris siswa sekolah dasar pemula Anisa Desmasari; Arizaldy; Nadiatul Khoiroh
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2026): Dikbastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v9i1.59516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bunyi Bahasa Inggris tersulit, mendeskripsikan kesalahan pelafalan, dan menjelaskan penyebabnya pada siswa Sekolah Dasar. Dilaksanakan di SD Negeri 64/1 Muara Bulian, Batang Hari, Jambi, pada Semester Genap 2025/2026 dengan 23 siswa kelas IV, penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui tes lisan, rekaman, dan wawancara, lalu dianalisis melalui pendengaran ulang, transkripsi fonetik, perbandingan pelafalan baku, serta pengelompokan kesalahan. Sepuluh bunyi sasaran ditetapkan berdasarkan perbedaan sistem fonologis kedua bahasa. Hasil yang menunjukkan bunyi tersulit adalah konsonan /θ/ dan /ð/, diikuti vokal /æ/, konsonan /ŋ/, dan /ʃ/. Kesalahan dominan berupa penempatan bunyi asing dengan bunyi terdekat bahasa ibu, disertai pergeseran vokal, ketidaktepatan panjang vokal, dan penyederhanaan bunyi majemuk. Kesimpulannya, kesalahan pelafalan diterjemahkan pada interferensi negatif Bahasa Indonesia. Semakin berbeda bunyi sasaran dari bunyi bahasa ibu, semakin tinggi kesulitannya. Oleh karena itu, pembimbingan pengucapan sejak dini perlu membandingkan kedua sistem bunyi guna mencegah terbentuknya kebiasaan yang sulit diperbaiki.