Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KRITERIA PEDAGANG YANG JUJUR DALAM PERSPEKTIF HADIST MAUDU,I: CRITERIA OF HONEST TRADERS IN THE PERSPECTIVE OF THE MAUDU’I HADITH Fitria Hi Mhd Amin Fitria; Muhammad Iryanto Iryanto; Rachmat Hidajat Hidajat; Sudin Yamani Yamani; Muhdar Muba Muhdar
JASIE Vol. 4 No. 1 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jse.v4i01.12933

Abstract

Studi tematik tentang pedagang yang jujur pada Hadist Tirmidzi No 1130, dimana Islam menyatakan bahwa orang-orang yang beriman diperintahkan untuk menegakkan keadilan, menjadi saksi yang adil, dan tidak boleh menyuburkan kebencian sehingga berlaku diskriminatif. Hal ini menunjukkan bahwa orang yang dapat berkata jujur dan bertindak sesuai dengan kenyataan berarti dapat berbuat adil dan benar. Sedangkan orang yang tidak dapat dipercaya tutur katanya dan tidak menepati janji dapat dikategorikan sebagai pendusta. kejujuran harus dilandasi dengan kesadaran moral yang tinggi, pengakuan terhadap persamaan hak dan kewajiban, perasaan takut berbuat kesalahan dan dosa. Berbagai faktor yang menyebabkan manusia tidak dapat berlaku jujur seperti faktor iri hati, lingkungan, sosial ekonomi, ingin populer, maupun faktor-faktor lainnya. Perilaku jujur dan tidak jujur, tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia sehari-hari. Hasil study ini sejalan dengan tematik Hadist Tirmidzi No 1130 tentang Pedagang dan Komentar Nabi ShollAllahu’alaihi Wa Salam dan sejalan juga dengan Al-quran. Allah memerintahkan agar manusia melakukan dengan jujur dan adil. Kejujuran akan membawa ketenangan dan ketentraman, sebaliknya ketidakjujuran akan mengundang keragu-raguan dan kesialan. Kata kunci : Pedagang, Kejujuran, Tirmidzi No 1130, Al-Quran dan Hadits