Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Rekonstruksi Ketahanan Home Industry Batu Bata: Perspektif Ekonomi Politik Islam Kritis di Kubu Raya, Kalimantan Barat Inayatul Maula
Journal of Islamic Economic and Law (JIEL) Vol. 3 No. 1 (2026): JIEL : Journal of Islamic Economic and Law
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/jiel.v3i1.2797

Abstract

Kajian tentang ketahanan usaha mikro dan kecil didominasi narasi arus utama yang menyamakan kebertahanan dengan adaptasi pasar dan kinerja finansial, sehingga mengabaikan tekanan struktural dan materialitas tempat produksi. Penelitian ini merekonstruksi konsep ketahanan pada home industry batu bata di Ambawang Kuala, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, melalui perspektif Ekonomi Politik Islam Kritis. Penelitian menggunakan desain kualitatif studi kasus, dengan data yang dihimpun melalui wawancara mendalam terhadap pemilik usaha dan tiga pekerja, observasi non-partisipan atas siklus produksi, serta dokumentasi, yang dilaksanakan pada [bulan] sampai [bulan] [tahun]. Analisis mengikuti model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana, dengan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik serta member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketahanan usaha ini bertumpu pada tiga fondasi material, yaitu penguasaan akses atas lahan bertanah liat, permintaan yang distabilkan oleh jaringan pembangunan perumahan berbasis kekerabatan, dan penolakan mengganti bahan baku, serta pada tiga praktik etis-relasional, yaitu kejujuran dan amanah dalam transaksi, kerja sama berbasis ukhuwah, dan penyerapan tenaga kerja lokal. Dibaca secara kritis, praktik tersebut bukan merupakan akumulasi profit, melainkan orientasi pada falah, yaitu usaha dipertahankan sebagai sumber penghidupan bagi masyarakat sekitar. Kerentanan usaha bersumber dari eksklusi akses modal formal, komodifikasi lahan pinggiran kota, dan persaingan bahan bangunan industrial. Penelitian ini berkontribusi dengan mengintegrasikan dimensi spasial dan material tempat produksi ke dalam kajian Ekonomi Politik Islam Kritis.