Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Turnover Intention Perawat di Santosa Hospital Bandung Kopo Tini Ismala Tini
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 20 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Angka turnover perawat di Santosa Hospital Bandung Kopo (SHBK) mengalami peningkatan dari 24,24% pada tahun 2023 menjadi 29,65% pada tahun 2024. Angka ini jauh melebihi standar normal tahunan yaitu 5–10%, yang mengindikasikan adanya masalah stabilitas ketenagakerjaan yang dapat memengaruhi mutu pelayanan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik individu (faktor internal), kepuasan kerja, stres kerja, dan gaya kepemimpinan kepala ruangan dengan turnover intention perawat di SHBK. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 169 perawat pelaksana yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling dari total populasi yang memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner mandiri terstruktur dan dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Chi-Square. Hasil: Mayoritas responden berusia <30 tahun (87,6%), perempuan (85,2%), belum menikah (58,0%), berpendidikan D3 Keperawatan (54,4%), dan masa kerja <5 tahun (76,3%). Hasil uji bivariat menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara usia (p=0,104), jenis kelamin (p=0,837), dan tingkat pendidikan (p=0,464) dengan turnover intention. Namun, terdapat hubungan signifikan pada status pernikahan (p=0,007), masa kerja (p=0,041), kepuasan kerja (p=0,035), stres kerja (p=0,049), dan gaya kepemimpinan (p=0,003) dengan turnover intention. Kesimpulan: Faktor internal tertentu (status pernikahan dan masa kerja) serta faktor organisasi (kepuasan kerja, stres kerja, gaya kepemimpinan) terbukti berhubungan dengan niat berpindah kerja perawat, di mana gaya kepemimpinan memiliki signifikansi terkuat. Manajemen rumah sakit disarankan memperkuat fungsi kepemimpinan kepala ruangan dan program retensi bagi perawat baru. Kata Kunci: Turnover Intention, Perawat, Kepuasan Kerja, Stres Kerja, Gaya Kepemimpinan.