Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Beban Kerja Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Stres Kerja Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus Pada PT. Socfindo Matapao). Penelitian ini menggunakan sampel berjumlah 40 karyawan PT Socfindo Kebun Matapao di Divisi II bagian racun. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan bantuan software SmartPLS versi 3.0. Hasil inner model menunjukkan nilai adjusted R-square sebesar 0,542, yang berarti 54,2% variasi stres kerja dipengaruhi oleh beban kerja dan disiplin kerja, sedangkan 45,8% dipengaruhi oleh variabel lain seperti motivasi kerja, kepuasan kerja, budaya organisasi dan pelatihan. Sementara itu, nilai adjusted R-square untuk kinerja karyawan sebesar 0,374, yang berarti 37,4% variasi kinerja karyawan dipengaruhi oleh beban kerja, disiplin kerja, dan stres kerja, sedangkan 62,6% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain seperti kompensasi, kepemimpinan, dan pengembangan karier. Hasil pengujian hipotesis menggunakan Uji Hipotesis (Uji t) dan Indirect Effect (Pengaruh Tidak Langsung) untuk menguji variabel Intervening, peneliti menggunakan Path Coefficients untuk pengujian hipotesis secara langsung dengan menghasilkan kesimpulan bahwa : Beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap stres kerja karyawan, Disiplin kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap stres kerja karyawan, Beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, Stres kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, kemudian uji Indirect Effect (Pengaruh Tidak Langsung) dimana Stres kerja tidak mampu memediasi pengaruh beban kerja terhadap kinerja karyawan, Stres kerja tidak mampu memediasi pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan.