Nurul Annisa
STIKes Amanah Makassar, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Kejadian Gingivitis terhadap Ibu Hamil di Klinik L&M Dental Care Jakarta Nurul Annisa; Siti Alfah; Astri Annur Qalbi
HEALTH SCIENCE & BIOMEDICAL JOURNAL Vol. 2 No. 1 (2026): April 2026 : Health Science & Biomedical Journal (HSBJ)
Publisher : Literasi Indonesia Emas (PT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Gingivitis pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang penting karena dapat memengaruhi kesehatan ibu maupun janin. Perubahan hormonal selama kehamilan meningkatkan kerentanan jaringan gingiva terhadap proses inflamasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejadian gingivitis pada ibu hamil di Klinik L&M Dental Care Jakarta berdasarkan trimester kehamilan dan kelompok usia. Metode: Penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan klinis menggunakan periodontal probe serta telaah rekam medis, kemudian dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada trimester kedua (43,3%) dan kelompok usia 31–35 tahun (43,3%). Tingkat keparahan gingivitis yang paling banyak ditemukan adalah kategori sedang (56,7%). Trimester kedua memiliki proporsi gingivitis berat tertinggi (38,4%), sedangkan kelompok usia 31–35 tahun memiliki angka kejadian gingivitis berat sebesar 23,1%. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kejadian gingivitis pada ibu hamil di klinik tersebut tergolong cukup tinggi, terutama pada trimester kedua dan kelompok usia dewasa awal hingga pertengahan, sehingga mendukung teori bahwa perubahan hormonal selama kehamilan berperan dalam patogenesis gingivitis pada kehamilan.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Gigi dan Mulut terhadap Nilai Dmf-T pada Pasien Prajurit Militer di Klinik Dokgimil RSGM Ladokgi R.E. Martadinata Jakarta Astri Annur Qalbi; St Nur Eni; Nurul Annisa
HEALTH SCIENCE & BIOMEDICAL JOURNAL Vol. 2 No. 1 (2026): April 2026 : Health Science & Biomedical Journal (HSBJ)
Publisher : Literasi Indonesia Emas (PT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan. Pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut dapat memengaruhi perilaku menjaga kebersihan & akhirnya berdampak pada status kesehatan gigi dan mulut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut terhadap skor DMF-T (Decayed, Missing, Filled Teeth) pada pasien anggota militer di Klinik Dokgimil, RSGM Ladokgi R.E. Martadinata Jakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian adalah pasien yang berkunjung ke Klinik Dokgimil RSGM Ladokgi R.E. Martadinata Jakarta. Sampel penelitian berjumlah 36 pasien yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu anggota militer yang bersedia mengisi kuesioner dan menjalani pemeriksaan gigi. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut serta pemeriksaan klinis untuk menentukan skor DMF-T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut yang baik. Sebagian besar responden juga memiliki skor DMF-T dalam kategori sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun tingkat pengetahuan responden tergolong baik, kondisi kesehatan gigi dan mulut mereka masih kurang baik. Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara pengetahuan dan perilaku dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut yang baik tidak selalu menjamin kondisi kesehatan gigi dan mulut yang baik pada pasien anggota militer di Klinik Dokgimil RSGM Ladokgi R.E. Martadinata Jakarta. Diperlukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan kesadaran dan motivasi pasien dalam menerapkan perilaku pemeliharaan kesehatan gigi & mulut secara berkelanjutan.