Latar belakang: Gingivitis pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang penting karena dapat memengaruhi kesehatan ibu maupun janin. Perubahan hormonal selama kehamilan meningkatkan kerentanan jaringan gingiva terhadap proses inflamasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejadian gingivitis pada ibu hamil di Klinik L&M Dental Care Jakarta berdasarkan trimester kehamilan dan kelompok usia. Metode: Penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan klinis menggunakan periodontal probe serta telaah rekam medis, kemudian dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada trimester kedua (43,3%) dan kelompok usia 31–35 tahun (43,3%). Tingkat keparahan gingivitis yang paling banyak ditemukan adalah kategori sedang (56,7%). Trimester kedua memiliki proporsi gingivitis berat tertinggi (38,4%), sedangkan kelompok usia 31–35 tahun memiliki angka kejadian gingivitis berat sebesar 23,1%. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kejadian gingivitis pada ibu hamil di klinik tersebut tergolong cukup tinggi, terutama pada trimester kedua dan kelompok usia dewasa awal hingga pertengahan, sehingga mendukung teori bahwa perubahan hormonal selama kehamilan berperan dalam patogenesis gingivitis pada kehamilan.