Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk:1) untuk menganalisis keunggulan komperatif dari kegiatan ekonomi di Provinsi Maluku; 2) untuk menganalisis potensi sektor ekonomi berdasarkan kriteria pertumbuhan di Provinsi Maluku; 3) untuk menganalisis perubahan dan pergeseran sektor pada perekonomian regional maupun lokal; 4) untuk menganalisis kategori ekonomi potensial dari sisi kontribusi dan sisi pertumbuhan PDRB (analisis Overlay).Analisis menggunakan perhitungan Location Quotient (LQ), Shift Share (SS), dan analisis Overlay. Hasil analisis menunjukan bahwa analisis LQterdapat tujuh sektor ekonomi yang memiliki keunggulan komparatif di Provinsi Maluku selama periode 2019–2024, yaitu Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan; Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang; Perdagangan Besar dan Eceran serta Reparasi Mobil dan Sepeda Motor; Transportasi dan Pergudangan; Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib; Jasa Pendidikan; serta Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial.Analisis MRP menunjukkan bahwa sektor yang memiliki pertumbuhan relatif tinggi di Provinsi Maluku meliputi Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, Industri Pengolahan, Pengadaan Listrik dan Gas, Konstruksi, Perdagangan Besar dan Eceran, Real Estat, Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib, serta Jasa Pendidikan.Berdasarkan SS, pertumbuhan ekonomi Provinsi Maluku dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi nasional, keunggulan kompetitif daerah, dan spesialisasi sektor ekonomi, dengan sektor Pertanian, Perdagangan, Administrasi Pemerintahan, dan Industri Pengolahan memberikan kontribusi terbesar terhadap peningkatan PDRB. Analisis Overlay mengidentifikasi empat sektor unggulan yang memiliki kontribusi dan pertumbuhan tinggi secara bersamaan, yaitu Sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib, Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, Sektor Jasa Pendidikan, serta Sektor Perdagangan Besar dan Eceran serta Reparasi Mobil dan Sepeda Motor. Keempat sektor tersebut menjadi sektor prioritas yang layak dikembangkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing Provinsi Maluku secara berkelanjutan.