Jastitia Arifania Tauladani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Agroeduwisata di Desa Mulyaharja, Kota Bogor Jastitia Arifania Tauladani; Sara Ratna Qanti
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.24056

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran sektor pariwisata dan pertanian dalam pembangunan ekonomi yang kemudian melahirkan konsep agroeduwisata sebagai integrase keduaya. Agro Edu Wisata Organik (AEWO) Mulyaharja di Kota Bogor merupakan salah satu contoh pengembangan agroeduwisata berbasis komunitas. Namun, terjadi penurunan jumlah kunjungan wisatawan dalam ebebrapa tahun terakhir yang mengidnikasikan adanya permasalahan dalam pengelolaan, khususnya terkait partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan tingkat partisipasi masarat serta mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi partisipasi tersebut dalam pengembangan agroeduwisata di Desa Mulyaharja. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory melalui metode survei. Data dikumpulkan emnggunakan kuesioner, observasi, dan wawacara mendalam. Teknik analisis data meliputi skala Likert, uji validitas dan reliabilitas, serta uji korelasi Rank Spearman untuk melihat hubungan antar variable. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasrtisipasi masyarakat lebih dominan pada tahap pelaksanan dan pemanfaatan hasil, sementara pada tahap perencaan dan evaluas masih terolong rendah. Faktor internal seperti pendidikan, pendapatan, dan lama tinggal memiliki pengaruh terhadap tingkat partisipasi masyarakat dan ketersediaan sarana dan prasarana juga berpengaruh signifikan. Rendahnya keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan enjadi salah satu penyebab belum optimalnya pengembangan agroeduwisata. Oleh krena itu, diperlukan strategi peningkatan partisipasi masyarakat secara menyeluruh guna mendukung keberlanjutan dan keberhasilan pengembangan agroeduwisata berbasis komunitas.