Eddy Renaldi
Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Determinan Volume Ekspor Jahe Indonesia ke Pasar Internasional Menggunakan Metode Error Correction Mechanism Irfan Muhammad; Eddy Renaldi
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.25070

Abstract

Jahe merupakan salah satu komoditas biofarmaka Indonesia yang memiliki kontribusi produksi terbesar dibandingkan komoditas biofarmaka lainnya. Meskipun Indonesia termasuk lima besar produsen jahe dunia, kinerja ekspor jahe Indonesia masih berfluktuasi dan relatif rendah dibandingkan kinerja produksinya. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi volume ekspor jahe Indonesia ke pasar internasional dalam jangka pendek dan jangka panjang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data yang digunakan berupa data deret waktu tahunan periode 1994–2023. Analisis dilakukan menggunakan metode Error Correction Mechanism (ECM) dengan variabel meliputi produksi domestik, luas lahan domestik, konsumsi domestik, indeks harga ekspor relatif, nilai tukar, dan dummy krisis kesehatan global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, volume ekspor jahe Indonesia dipengaruhi secara signifikan oleh produksi domestik (positif), konsumsi domestik (negatif), indeks harga ekspor relatif (negatif), dan nilai tukar (negatif). Sementara itu, luas lahan domestik dan krisis kesehatan global tidak berpengaruh signifikan. Dalam jangka pendek, volume ekspor jahe Indonesia dipengaruhi secara signifikan oleh produksi domestik (positif), konsumsi domestik (negatif), dan indeks harga ekspor relatif (negatif), sedangkan luas lahan domestik, nilai tukar, dan krisis kesehatan global tidak berpengaruh signifikan. Nilai koefisien Error Correction Term (ECT) sebesar -0,9280 dan signifikan, yang menunjukkan adanya mekanisme penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang yang berlangsung relatif cepat.