Dede Nurhidayah
Universitas Padjadjaran

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Model Bisnis Nufit (Kefir Powder Sinbiotik Tanpa Gula) dengan Lean Startup Methodology Dede Nurhidayah
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.25022

Abstract

Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat mendorong pertumbuhan kebutuhan produk minuman kesehatan, termasuk produk susu fermentasi. Namun, beberapa produk susu fermentasi masih memiliki keterbatasan, seperti kandungan gula yang relatif tinggi dan daya simpan yang terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengembangan produk Nufit sebagai minuman sinbiotik berbahan dasar kefir powder tanpa tambahan gula menggunakan pendekatan Lean Startup Methodology untuk mengidentifikasi kebutuhan konsumen serta merancang pengembangan produk yang sesuai dengan preferensi pasar. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi literatur. Informan penelitian terdiri atas pihak pengembang produk dan 30 konsumen potensial yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan tahapan Build, Measure, dan Learn pada Lean Startup Methodology. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nufit memiliki potensi sebagai inovasi minuman kesehatan berbasis susu fermentasi yang praktis, memiliki manfaat fungsional, serta sesuai dengan kebutuhan konsumen modern. Hasil validasi konsumen menunjukkan respons positif terhadap konsep produk, terutama terkait manfaat kesehatan, kemudahan penggunaan, karakteristik rasa, dan konsep tanpa tambahan gula. Evaluasi menggunakan Javelin Experiment Board menunjukkan tingkat penerimaan konsumen telah melampaui batas keberhasilan yang ditetapkan sehingga keputusan pengembangan produk berada pada kategori persevere. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Lean Startup Methodology mampu mendukung pengembangan produk secara adaptif berbasis validasi konsumen.