Mohammad Daffa Anwari
Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kesiapan Pengembangan Agrowisata Pakuwon Berdasarkan Pendekatan 5A Framework di Desa Pajambon, Kabupaten Kuningan Mohammad Daffa Anwari; Endah Djuwendah
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.24980

Abstract

Agrowisata merupakan salah satu bentuk diversifikasi usaha pertanian yang dapat memberikan manfaat ekonomi, edukasi, dan rekreasi bagi masyarakat pedesaan. Meskipun pendekatan 5A Framework telah banyak digunakan untuk mengevaluasi destinasi wisata, kajian pada destinasi agrowisata berbasis masyarakat yang masih berada pada tahap awal pengembangan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesiapan pengembangan Agrowisata Pakuwon di Desa Pajambon, Kabupaten Kuningan berdasarkan pendekatan 5A Framework yang meliputi Attraction, Accessibility, Amenities, Accommodation, dan Activities. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang didukung data kuantitatif deskriptif berupa persepsi wisatawan. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuesioner yang melibatkan pengelola agrowisata, BUMDes, Pokdarwis, Kepala Desa Pajambon, serta 30 wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa attraction dan activities menjadi kekuatan utama Agrowisata Pakuwon yang didukung oleh keberagaman atraksi agro-hortikultura serta aktivitas edukatif dan rekreatif. Accessibility dan amenities telah mampu mendukung aktivitas wisata meskipun masih memerlukan peningkatan pada beberapa aspek, sedangkan accommodation menjadi komponen yang paling memerlukan pengembangan karena belum tersedia akomodasi yang terintegrasi dengan pengelolaan wisata. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pengembangan agrowisata pada tahap awal memerlukan keterpaduan seluruh komponen 5A, khususnya dukungan fasilitas pendukung dan akomodasi. Secara keseluruhan, Agrowisata Pakuwon memiliki tingkat kesiapan pengembangan yang cukup baik dan berpotensi berkembang sebagai destinasi agrowisata berbasis masyarakat yang berkelanjutan.