Ashila Rahmani Khodijah
Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Bauran Pemasaran 7P Terhadap Keputusan Pembelian Ayam Frozen di Kios Unggas Kota Semarang Ashila Rahmani Khodijah; Kustopo Budiraharjo; Agus Setiadi
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.23797

Abstract

Peningkatan konsumsi daging ayam ras di Kota Semarang menciptakan peluang pasar sekaligus memperketat persaingan dalam penjualan ayam frozen. Kondisi tersebut menuntut Kios Unggas untuk menerapkan bauran pemasaran yang efektif guna meningkatkan keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik responden, mengidentifikasi penerapan bauran pemasaran 7P, serta menganalisis pengaruh bauran pemasaran terhadap keputusan pembelian ayam frozen di Kios Unggas Kota Semarang. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2025 di lima Kios Unggas Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode accidental sampling terhadap 100 responden. Sumber data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui observasi, wawancara terstruktur menggunakan kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen ayam frozen di Kios Unggas Kota Semarang didominasi oleh perempuan, usia 31–45 tahun, sudah menikah, lulusan SMA, pegawai swasta, dengan tingkat pendapatan Rp5–7 juta/bulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa bauran pemasaran 7P secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Secara parsial, variabel produk, harga, tempat, promosi, orang, dan bukti fisik berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan variabel proses tidak berpengaruh signifikan.