Alviana Anggraeni
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Daging Ayam Broiler pada Rumah Tangga di Kecamatan Tembalang Alviana Anggraeni
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.23530

Abstract

Daging ayam broiler merupakan komoditas unggulan yang banyak diminati masyarakat. Daging ayam broiler menjadi pilihan pemenuhan protein hewani bagi masyarakat karena dianggap memiliki cita rasa yang enak, aroma lezat, tekstur lunak, berkadar lemak dan kolesterol yang rendah. Permintaan daging ayam broiler mengalami peningkatan seiring dengan pertambahan jumlah penduduk setiap tahunnya. Penelitian bertujuan untuk menganalisis permintaan, faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan, dan elastisitas permintaan daging ayam pada rumah tangga di Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 80 responden. Sampel diambil di Kelurahan Sendangmulyo dan Kelurahan Tandang dengan kuota masing-masing 40 responden dengan teknik accidental sampling. Permintaan daging ayam broiler pada rumah tangga di Kecamatan Tembalang adalah 6,125 kg/rumah tangga/ bulan. Harga daging ayam broiler, harga daging ayam kampung, harga telur ayam ras, harga beras, jumlah anggota keluarga, pendapatan konsumen, dan selera konsumen secara bersama-sama berpengaruh nyata terhadap permintaan daging ayam broiler di Kecamatan Tembalang. Secara parsial hanya jumlah anggota keluarga, pendapatan konsumen, dan selera konsumen yang berpengaruh nyata terhadap permintaan daging ayam broiler di Kecamatan Tembalang. Elastisitas harga bersifat inelastis, elastisitas silang daging ayam kampung bersifat elastis, elastisitas silang harga telur ayam ras dan harga beras bersifat inelastis, serta elastisitas pendapatan bersifat inelastis.