Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Nanopartikel Carbon terhadap Sifat Rheology dan Filtrate Loss Lumpur Pemboran Berbasis Air Multas; Joko Wiyono; Fatma
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 8 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i8.4283

Abstract

Lumpur pemboran berbasis air memiliki peran penting dalam menunjang keberhasilan operasi pemboran, khususnya dalam mengangkat cutting, menjaga stabilitas lubang bor, serta mengendalikan kehilangan filtrat ke formasi.Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi pengaruh penambahan nanopartikel karbon terhadap sifat reologi dan filtrate loss lumpur pemboran berbasis air, serta mengidentifikasi konsentrasi optimum nanopartikel karbon yang mampu memberikan performa lumpur pemboran secara maksimal. Penelitian dilakukan melalui metode eksperimen laboratorium dengan menerapkan variasi konsentrasi nanopartikel karbon, yaitu 0 g, 2 g, 4 g, 6 g, dan 8 g, untuk mengamati pengaruhnya terhadap karakteristik lumpur pemboran.Parameter yang diuji meliputi mud weight, plastic viscosity, yield point, gel strength 10 detik dan 10 menit, filtrate loss, serta pH lumpur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan nanopartikel karbon memberikan pengaruh terhadap sifat reologi lumpur pemboran berbasis air. Peningkatan konsentrasi nanopartikel karbon menyebabkan nilai plastic viscosity, yield point, dan gel strength meningkat, yang mengindikasikan adanya peningkatan kemampuan lumpur dalam mengangkut serta mensuspensikan cuttings selama proses pemboran. Nilai filtrate loss mengalami penurunan pada konsentrasi rendah hingga menengah, namun meningkat kembali pada konsentrasi yang lebih tinggi. Nilai mud weight relatif stabil, sedangkan pH lumpur cenderung menurun pada konsentrasi nanopartikel carbon yang besar. Berdasarkan hasil penelitian, konsentrasi optimum nanopartikel carbon adalah 4 gram, karena mampu memberikan keseimbangan terbaik antara peningkatan sifat reologi dan pengendalian filtrate loss. Dengan demikian, nanopartikel karbon memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan aditif dalam meningkatkan performa lumpur pemboran berbasis air.