Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Asuhan Keperawatan Pada Pasien Anak ISPA yang Diberikan Kombinasi Pijat Dengan Minyak Aromaterapi Peppermint Dengan Masalah Keperawatan Ketidakefektifan Bersihan Jalan Napas di UPTD Puskesmas II Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Utara I Kadek Agus Pranata; Ida Ayu Agung Laksmi
Journal of Health Education and Literacy Vol. 8 No. 2 (2026): Journal of Health, Education and Literacy (J-Healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ISPA merupakan penyakit yang rentan dialami anak-anak dengan gejala terjadinya pilek, batuk dan gangguan pernapasan yang menjadi tanda adanya masalah ketidakefektifan bersihan jalan napas. Pemberian pijat dan aromaterapi peppermint menjadi salah satu terapi non farmakologi yang berpotensi memiliki manfaat untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan studi ini adalah untuk menganalisis pemberian asuhan keperawatan pada anak ISPA yang diberikan terapi kombinasi pijat dengan minyak aromaterapi peppermint terhadap masalah keperawatan ketidakefektifan bersihan jalan napas di UPTD Puskesmas II Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Utara. Sampel studi adalah 3 pasien anak yang mengalami ISPA. Pemberian kombinasi pijat dengan minyak aromaterapi peppermint diberikan satu kali sehari dengan waktu pemberian 10 menit selama 3 hari. Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3 hari didapatkan adanya perubahan pada status pernapasan pasien, yakni frekuensi napas dalam rentang normal, keluhan batuk berkurang, tidak ditemukan suara napas abnormal. Hasil ini menandakan bahwa pemberian kombinasi pijat dengan minyak aromaterapi peppermint efektif untuk mengatasi masalah ketidakefektifan bersihan jalan napas pada pasien anak dengan ISPA. Pemberian kombinasi pijat dengan minyak aromaterapi peppermint memberikan efek relaksasi dan aroma menthol menimbulkan rasa lega dan melonggarkan saluran napas. Terapi ini dapat dijadikan alternatif pengobatan non farmakologi bagi pasien dengan ISPA.