This study was conducted based on the importance of understanding the relationship between job satisfaction and employee performance in supporting the effective implementation of duties at X Correctional Institution. The purpose of this study was to examine the relationship between job satisfaction and employee performance among employees of X Correctional Institution. This study employed a quantitative approach with a correlational research design. The sample consisted of 88 employees of X Correctional Institution selected using a purposive sampling technique. Data were collected using an adapted Job Satisfaction Scale and employee performance assessments based on the Employee Performance Target (SKP) documents. Data were analyzed using the Spearman rank-order correlation test because the normality test indicated that the data were not normally distributed. The results revealed a significant positive relationship between job satisfaction and employee performance (r = 0.428, p < .05). These findings indicate that higher levels of job satisfaction are associated with higher levels of employee performance. Therefore, the research hypothesis was accepted. The findings imply that X Correctional Institution should maintain employees’ job satisfaction as an effort to sustain optimal employee performance. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami hubungan kepuasan kerja dengan kinerja pegawai dalam mendukung efektivitas terlaksananya tugas di Lembaga Pemasyarakatan X. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kepuasan kerja dengan kinerja pegawai Lembaga Pemasyarakatan X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 88 pegawai Lembaga Pemasyarakatan X yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala kepuasan kerja adaptasi dan penilaian kinerja pegawai menggunakan dokumen sasaran kinerja pegawai (SKP). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman-rank, dikarenakan hasil dari uji normalitas tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara kepuasan kerja dengan kinerja pegawai dengan nilai korelasi (r = 0,428) dan signifikansi (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kepuasan kerja makan semakin tinggi pula kinerja pegawai. Dengan demikian, hipotesis penelitian diterima. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa Lembaga Pemasyarakatan X perlu mempertahankan kepuasan kerja pegawai sebagai upaya untuk mempertahankan kinerja pegawai yang optimal.