Nancy Naomi G.P. Aritonang
Fakultas Psikologi, Universitas HKBP Nommensen Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN GRATITUDE DENGAN PERILAKU PROSOSIAL DI KALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS HKBP NOMMENSEN MEDAN Citra Meylina Indriani Siregar; Nancy Naomi G.P. Aritonang
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v6i3.14262

Abstract

ABSTRACT Prosocial behavior is an important aspect in establishing students’ social relationships; however, an initial survey among students at Universitas HKBP Nommensen Medan indicates the need to examine psychological factors that support social concern. This study aimed to analyze the relationship between gratitude and prosocial behavior among students at Universitas HKBP Nommensen Medan. This study employed a quantitative correlational approach involving 350 active students aged 18–25 years selected through incidental sampling. Data were collected using a gratitude scale based on the aspects of intensity, frequency, span, and density (McCullough, Emmons, & Tsang, 2002), as well as a prosocial behavior scale based on the aspects of sharing, helping, taking care of others, and empathizing with their feelings (Caprara et al., 2005). Data were analyzed using Pearson Product Moment correlation with the assistance of SPSS 20. The results showed a positive and significant relationship between gratitude and prosocial behavior (r = 0.407; p < 0.001), indicating that higher levels of gratitude are associated with greater tendencies toward prosocial behavior among students. These findings suggest that gratitude can serve as one of the psychological factors supporting the development of students’ social character in higher education environments. ABSTRAK Kehidupan akademik mahasiswa tidak hanya berkaitan dengan pencapaian kompetensi intelektual, tetapi juga melibatkan kemampuan membangun relasi sosial yang ditandai oleh kepedulian dan kemauan membantu orang lain. Penelitian ini mengkaji peran kebersyukuran (gratitude) sebagai salah satu faktor psikologis yang berkaitan dengan perilaku prososial mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Medan. Pendekatan kuantitatif korelasional digunakan dengan melibatkan 350 mahasiswa aktif berusia 18–25 tahun yang dipilih melalui teknik incidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala kebersyukuran yang mengacu pada aspek intensitas, frekuensi, rentang, dan kepadatan dari McCullough, Emmons, dan Tsang (2002), serta skala perilaku prososial berdasarkan aspek sharing, helping, taking care of others, dan empathizing with their feelings dari Caprara et al. (2005). Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan IBM SPSS Statistics 20. Hasil analisis memperlihatkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kebersyukuran dan perilaku prososial (r = 0,407; p < 0,001). Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa dengan tingkat kebersyukuran yang lebih tinggi cenderung menunjukkan orientasi sosial yang lebih kuat. Dengan demikian, kebersyukuran dapat dipertimbangkan sebagai salah satu sumber daya psikologis dalam mendukung pengembangan karakter sosial mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi.