Rizky P. Manafe
Program Studi Psikologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana Kupang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SCHADENFREUDE PADA WARGA BINAAN LAPAS PEREMPUAN KELAS IIB KUPANG Clara Marselita Bako; Mernon Yerlinda C. Mage; Rizky P. Manafe; Luh Putu Ruliati
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v6i3.14534

Abstract

This study aimed to describe the dynamics of schadenfreude among female inmates at Class IIB Kupang Women’s Correctional Institution, including the factors influencing its emergence and its impact on social interactions within the correctional environment. The study employed a qualitative approach with a phenomenological design to understand participants’ subjective experiences related to schadenfreude. The participants consisted of seven female inmates selected through purposive sampling based on age, length of imprisonment, and willingness to participate in the study. Data were collected through semi-structured in-depth interviews and analyzed using thematic analysis. The findings revealed that schadenfreude among female inmates did not appear as an openly expressed negative emotion, but rather manifested in the form of neutrality, selective empathy, moral evaluation, religiosity, and social adaptation. Neutral attitudes were used as a strategy to maintain harmony and avoid conflict within the prison environment. In addition, religiosity and social norms functioned as moral controls that suppressed negative emotional expressions through reflection, prayer, and acceptance of destiny. The study also found that schadenfreude had an ambivalent nature, as it could generate guilt and interpersonal conflict while simultaneously functioning as a mechanism of social control and moral learning among inmates. This study contributes to the development of social psychology and forensic psychology studies, particularly regarding the dynamics of social emotions within women’s correctional institutions. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dinamika schadenfreude pada warga binaan perempuan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Kupang, termasuk faktor yang memengaruhi serta dampaknya dalam interaksi sosial di lingkungan pemasyarakatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif partisipan terkait schadenfreude. Partisipan penelitian berjumlah tujuh warga binaan perempuan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria usia, masa tahanan, dan kesediaan mengikuti penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa schadenfreude pada warga binaan perempuan tidak muncul sebagai emosi negatif yang diekspresikan secara terbuka, melainkan hadir dalam bentuk sikap netral, empati selektif, evaluasi moral, dan adaptasi sosial. Sikap netral digunakan sebagai strategi menjaga harmoni dan menghindari konflik di lingkungan lapas. Selain itu, religiusitas dan norma sosial berperan sebagai kontrol moral yang menekan ekspresi emosi negatif melalui sikap reflektif, doa, dan penerimaan terhadap takdir. Penelitian juga menemukan bahwa schadenfreude memiliki sifat ambivalen, yaitu dapat memunculkan rasa bersalah dan konflik interpersonal, namun juga berfungsi sebagai mekanisme kontrol sosial dan pembelajaran moral bagi warga binaan. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kajian psikologi sosial dan psikologi forensik, khususnya terkait dinamika emosi sosial dalam lingkungan pemasyarakatan perempuan.